Tegang dengan China, Jepang Kerek Anggaran Militer Jadi Rp973 Triliun

Senin, 29 Desember 2025 - 14:31 WIB
loading...
A A A
Selain itu, sekitar 100 miliar yen disiapkan untuk pengembangan dan penyebaran drone udara tanpa awak, permukaan laut, dan bawah air dalam sistem pertahanan terpadu bernama SHIELD, yang ditargetkan rampung pada Maret 2028. Untuk mempercepat implementasi, Jepang membuka opsi impor awal dari negara lain, termasuk Turki atau Israel.

Baca Juga: China Larang Penambahan Kapasitas Baja Baru hingga 2030

Penguatan militer Jepang ini berlangsung di tengah memanasnya hubungan dengan China, menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi pada November lalu mengenai kemungkinan keterlibatan militer Jepang jika China mengambil tindakan terhadap Taiwan. Ketegangan meningkat bulan ini setelah latihan kapal induk China di dekat wilayah Jepang barat daya memicu protes Tokyo.

Merespons kebijakan tersebut, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian menyatakan bahwa peningkatan anggaran pertahanan Jepang mencerminkan dorongan kelompok sayap kanan untuk memremiliterisasi negara itu. Beijing menilai langkah Tokyo berpotensi menghidupkan kembali militerisme dan memperburuk stabilitas kawasan Asia Timur.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved