Awal Tahun 2026, Rupiah Loyo ke Rp16.725 per Dolar AS

Jum'at, 02 Januari 2026 - 18:00 WIB
loading...
A A A
Sementara itu di Timur Tengah, serangan udara Saudi di Yaman dan deklarasi Iran tentang "perang skala penuh" dengan Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Israel telah meningkatkan kekhawatiran akan ketidakstabilan yang lebih luas, dan Trump memperingatkan akan adanya serangan lebih lanjut jika Iran melanjutkan pembangunan kembali program nuklirnya.

Dari sentimen domestik, sektor manufaktur Indonesia kembali mencatatkan kinerja ekspansif pada Desember 2025 yang didukung oleh perbaikan permintaan baru. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur tetap tumbuh meskipun laju ekspansinya melambat. S&P Global mencatat Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia sebesar 51,2 pada Desember, turun dari 53,3 pada November.

Meski mengalami penurunan, PMI manufaktur masih berada di atas ambang batas netral 50,0, yang menandakan perbaikan kesehatan sektor manufaktur telah berlangsung selama 5 bulan berturut-turut hingga akhir tahun.

Baca Juga: Rupiah Babak Belur dalam Sepekan, Sentuh Level Rp16.750 per Dolar AS

Perusahaan mencatat ekspansi tingkat sedang pada pesanan baru, ketenagakerjaan, dan aktivitas pembelian, meskipun produksi hanya meningkat marginal karena dampak kelangkaan bahan baku. Menatap tahun 2026, optimisme pelaku usaha semakin menguat dan mencapai level tertinggi sejak September.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Hadapi Ketidakpastian...
Hadapi Ketidakpastian Global, Gajah Tunggal Andalkan Efisiensi dan Inovasi
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved