Ini Nih Kelemahan Umum Para Pelaku Usaha Baru

Rabu, 16 September 2020 - 14:32 WIB
loading...
Ini Nih Kelemahan Umum...
Mereka yang menekuni usaha baru seringkali menghadapi banyak tantangan dalam memulai bisnisnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Selama pandemi Covid-19, banyak masyarakat beralih profesi, berwirausaha menekuni bisnis baru. Namun, sayangnya banyak diantara para pelaku usaha baru itu belum bisa mengelola keuangan bisnisnya dengan baik.

(Baca Juga: Teruntuk Digital Savvy, BTPN Luncurkan Jenius QR untuk Pembayaran Non-Tunai)

"Berdasarkan polling yang diadakan oleh Jenius melalui media sosial. Sebanyak 26% menjadikan bisnis sebagai penghasilan utamanya sedangkan 74% menjadikan bisnis sebagai penghasilan tambahan," kata Digital Banking Business Product Head Bank BTPN Waasi Sumintardja dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Ia menjelaskan, ada sebanyak 74 responden yang mengaku baru memulai usaha di tengah pandemi. Dari jumlah itu, kata Waasi, sebanyak 37% pebisnis yang sudah memisahkan antara uang pribadi dan bisnisnya. Sementara, sisanya belum memisahkan keuangan mereka.

"Jadi masih banyak pelaku usaha yang belum memisahkan antara keuangan pribadi dengan bisnisnya, sehingga tidak mengetahui cash flow dari bisnisnya," jelasnya.

(Baca Juga: Dulu Nganggur, Kini 36% Peserta Kartu Prakerja Jadi Wirausaha)


Tak hanya itu, dia melanjutkan, tantangan yang sering dihadapi oleh pebisnis baru adalah tidak mencatat pengeluaran sehingga tidak tahu untung atau rugi bisnisnya. Kemudian, tidak mencatat transaksi penjualan, sehingga pelaku usaha tidak mengetahui produk apa yang laku dijual serta berapa pemasukan yang diterima per harinya. "Ini sejumlah tantangan yang dihadapi oleh para pelaku bisnis baru," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Final DSC Season 16:...
Final DSC Season 16: Bangun Stabilitas Fondasi Ekonomi Lewat Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Perkuat Literasi Keuangan,...
Perkuat Literasi Keuangan, Mahasiswa Diajak Pahami Konsep Pembiayaan Bertanggung Jawab
Jamkrindo Kolaborasi...
Jamkrindo Kolaborasi Bekali Peserta Pidana Sosial Keterampilan Wirausaha
Perencanaan Warisan,...
Perencanaan Warisan, Banyak Keluarga Khawatir Kekayaan Tak Bertahan ke Generasi Berikutnya
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
IFBC 2026 Palembang...
IFBC 2026 Palembang Dorong Lahirnya Wirausaha Baru
Kurikulum Koperasi Dorong...
Kurikulum Koperasi Dorong Koperasi Mahasiswa sebagai Inkubator Wirausaha
Rekomendasi
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved