40% Bank Sentral di Dunia Mau Gunakan Mata Uang Digital

Rabu, 16 September 2020 - 17:37 WIB
loading...
40% Bank Sentral di...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Seiring dunia berlomba-lomba untuk merangkul pembayaran digital , bank sentral juga melihat ke masa depan dan mencari startegi untuk mendukung inovasi, sekaligus mempertahankan kebijakan moneter dan stabilitas keuangan saat mereka mengeluarkan dan mendistribusikan mata uang.

Berdasarkan survei Bank for International Settlements, sebanyak 80% bank sentral yang disurvei terlibat dalam beberapa bentuk pekerjaan Central Bank Digital Currencies (CBDC), dan sekitar 40% bank sentral telah berkembang dari penelitian konseptual hingga bereksperimen dengan konsep dan desain.

Executive Vice President, Digital Asset and Blockchain Products and Partnerships Mastercard, Raj Dhamodharan, mengatakan bank sentral telah mempercepat eksplorasi mata uang digital mereka dengan berbagai tujuan, dari mendorong inklusi keuangan hingga memodernisasi ekosistem pembayaran. ( Baca juga:Waduh, Proyek Tol Trans Sumatera Terancam Molor Dua Tahun )

"Platform ini memungkinkan simulasi penerbitan, distribusi, dan pertukaran CBDC antar-bank, penyedia layanan keuangan, dan konsumen. Bank sentral, bank komersial, dan perusahaan-perusahaan teknologi dan penasihat diundang untuk bermitra dengan Mastercard untuk menilai desain teknologi CBDC, memvalidasi kasus penggunaan, dan mengevaluasi interoperabilitas dengan jalur pembayaran yang ada dan tersedia untuk konsumen, serta bisnis saat ini," kata Raj di Jakarta, Rabu (16/6/2020).

Dia melanjutkan akan mendorong inovasi dengan sektor publik, bank, fintech, dan perusahaan penasihat dalam eksplorasi CBDC, bekerja dengan para mitra yang sejalan dengan nilai dan prinsip inti kami. (Baca juga:Kenang Saefullah, Presiden Jokowi: Sahabat dan Rekan Kerja yang Baik )

"Platform baru ini mendukung bank sentral karena mereka membuat keputusan sekarang dan di masa depan tentang arah selanjutnya untuk ekonomi lokal dan regional,” bebernya.

CBDC dirancang agar nilainya setara dengan mata uang kertas suatu negara dan tunduk pada jaminan yang didukung pemerintah yang sama. Selain mencetak uang, bank sentral dapat menerbitkan CBDC sebagai representasi digital dari mata uang fiat suatu negara.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Rekomendasi
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved