Tarif AS ke Mitra Dagang Iran Rusak Perdagangan Global, India dan China Berang

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menegaskan sikap negaranya. "Perang tarif tidak ada pemenang." Sementara itu, respons dari negara-negara target lainnya, seperti Turki dan Uni Emirat Arab (UEA), masih dinantikan.

Merusak Rantai Pasok Global

Kebijakan Trump ini diprediksi akan merusak rantai pasok global, khususnya di sektor manufaktur. Negara-negara target seperti China, India, Turki, dan UEA memiliki industri otomotif bernilai ratusan miliar dolar AS, yang tetap menjalin perdagangan dengan Iran.

Baca Juga: Murka Soal Greenland, Pejabat NATO Tolak Berbagi Intelijen dengan AS

Menteri Perdagangan UEA, Thani Al Zeyoudi, mengingatkan tarif ini berpotensi mengganggu pasokan pangan. Turki, yang memiliki nilai perdagangan dengan Iran mencapai USD5,7 miliar per tahun, hingga kini belum memberikan pernyataan resmi.

Di dalam negeri AS, kebijakan Trump ini sedang diuji konstitusionalitasnya di Mahkamah Agung berdasarkan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA). Jika dibatalkan, AS berpotensi mengalami kerugian hingga US$130 miliar berupa pengembalian tarif.

Merespons ancaman ini, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan kesiapan negaranya jika AS melakukan konfrontasi, namun tetap mengharapkan jalan dialog. Para ekonom mengkritik kebijakan tarif Trump yang dianggap "berubah-ubah harian", menyulitkan perusahaan dalam merencanakan produksi jangka panjang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
Media Iran Rilis Video...
Media Iran Rilis Video Cara Bunuh Ibu Negara AS Melania Trump, Secret Service Turun Tangan
China Membangun Replika...
China Membangun Replika Kapal Perang AS hingga Kantor Presiden Taiwan untuk Target Rudal
Rekomendasi
Cara Islam Mengelola...
Cara Islam Mengelola Konflik Rumah Tangga: Teladan Rasulullah, Fatimah, dan Ali bin Abi Thalib
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
Profil Mitchell Baker,...
Profil Mitchell Baker, Striker Debutan Timnas Indonesia yang Langsung Cetak Hattrick
Berita Terkini
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved