Rupiah KO Lawan Dolar AS, Modal Asing Kabur Rp27 Triliun sejak Awal Tahun
Rabu, 21 Januari 2026 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, BI meningkatkan intensitas langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar non-deliverable forward (NDF) baik di luar negeri maupun domestik (DNDF), serta di pasar spot. Kebijakan tersebut ditempuh agar volatilitas nilai tukar tetap terkendali dan sejalan dengan sasaran inflasi 2,5±1 persen pada 2026.
Baca Juga: Trump Kibarkan Bendera AS di Greenland, Ejek Para Pemimpin Dunia yang Menentangnya
Ke depan, BI berkomitmen melanjutkan langkah stabilisasi secara terukur di pasar NDF, DNDF, dan spot, sekaligus memperkuat strategi operasi moneter yang pro-pasar guna menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap perekonomian nasional.
"Kami akan jaga stabilitas nilai tukar rupiah dan akan membawanya untuk menguat. Didukung oleh komisi fundamental ekonomi kita yang baik termasuk imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, demikian juga prospek ekonomi yang membaik," pungkas Perry.
Baca Juga: Trump Kibarkan Bendera AS di Greenland, Ejek Para Pemimpin Dunia yang Menentangnya
Ke depan, BI berkomitmen melanjutkan langkah stabilisasi secara terukur di pasar NDF, DNDF, dan spot, sekaligus memperkuat strategi operasi moneter yang pro-pasar guna menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap perekonomian nasional.
"Kami akan jaga stabilitas nilai tukar rupiah dan akan membawanya untuk menguat. Didukung oleh komisi fundamental ekonomi kita yang baik termasuk imbal hasil yang menarik, inflasi yang rendah, demikian juga prospek ekonomi yang membaik," pungkas Perry.
(nng)
Lihat Juga :