Produksi Batu Bara Dipangkas, Setoran ke Negara Terancam?
Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
"Kita optimalisasi penerimaan melalui, seperti biasa, pemeriksaan dari aplikasi PNBP, dan yang sudah kita lakukan. Kemudian ada beberapa pengawasan yang akan kita lakukan, termasuk diantaranya, kita akan ada beberapa kebijakan lain nanti," tambahnya.
Ia menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai komoditas tambang dunia, mulai dari batubara, nikel, tembaga hingga timah. Namun demikian, besarnya produksi nasional tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan Indonesia dalam mengendalikan harga komoditas global.
Untuk batubara, Asia menyumbang sekitar 74% dari total produksi dan konsumsi dunia. Sementara Eropa dan Amerika tidak lagi menjadi pasar dengan pertumbuhan signifikan. Dari total perdagangan batubara dunia yang mencapai sekitar 1,5 miliar ton, Indonesia menyumbang lebih dari 500 juta ton, atau di atas 30% bahkan mendekati 40% pangsa perdagangan global.
"Batubara yang diperdagangkan di global itu kurang lebih sekitar 1,3 miliar ton. Dari 1,3 miliar ton, Indonesia mensuplai 514 juta ton atau sekitar kurang lebih sekitar 43%. Akibatnya apa? supply dan demand itu tidak terjaga yang pada akhirnya membuat harga batubara turun," kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai komoditas tambang dunia, mulai dari batubara, nikel, tembaga hingga timah. Namun demikian, besarnya produksi nasional tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan Indonesia dalam mengendalikan harga komoditas global.
Untuk batubara, Asia menyumbang sekitar 74% dari total produksi dan konsumsi dunia. Sementara Eropa dan Amerika tidak lagi menjadi pasar dengan pertumbuhan signifikan. Dari total perdagangan batubara dunia yang mencapai sekitar 1,5 miliar ton, Indonesia menyumbang lebih dari 500 juta ton, atau di atas 30% bahkan mendekati 40% pangsa perdagangan global.
"Batubara yang diperdagangkan di global itu kurang lebih sekitar 1,3 miliar ton. Dari 1,3 miliar ton, Indonesia mensuplai 514 juta ton atau sekitar kurang lebih sekitar 43%. Akibatnya apa? supply dan demand itu tidak terjaga yang pada akhirnya membuat harga batubara turun," kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :