Harga Kebutuhan Pokok Terkendali, Jakarta Alami Deflasi 0,23%

Selasa, 03 Februari 2026 - 19:31 WIB
loading...
Harga Kebutuhan Pokok...
Deflasi menunjukkan tekanan harga yang relatif terkendali seiring turunnya harga pangan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta mengalami deflasi sebesar 0,23% (month to month/mtm) pada Januari 2026 setelah pada bulan sebelumnya mencatat inflasi sebesar 0,33% (mtm). Deflasi tersebut menunjukkan tekanan harga yang relatif terkendali seiring turunnya harga pangan dan transportasi di awal tahun.

"Deflasi pada periode ini terutama berasal dari penurunan harga pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau serta kelompok Transportasi," ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Iwan Setiawan seperti dikutip, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Harga Cabai Merah Turun, Indonesia Deflasi 0,15% di Januari 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), deflasi Jakarta tercatat lebih dalam dibandingkan deflasi nasional yang mencapai 0,15% (mtm) pada periode yang sama.
Secara tahunan, inflasi DKI Jakarta pada Januari 2026 tercatat sebesar 3,96 persen (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,55 persen (yoy). Relatif tingginya inflasi tahunan Jakarta dipengaruhi oleh low base effect akibat kebijakan diskon tarif listrik pada periode pembanding tahun lalu.

Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang utama deflasi dengan penurunan sebesar 1,57% (mtm), berbalik arah dari inflasi 1,07% (mtm) pada bulan sebelumnya. Penurunan harga terutama didorong oleh komoditas hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah seiring masuknya musim panen.

Kelompok Transportasi juga mencatat deflasi sebesar 0,69% (mtm) setelah sebelumnya mengalami inflasi 0,65 persen (mtm). Penurunan ini terutama dipicu oleh penyesuaian harga bahan bakar minyak non-subsidi per 1 Januari 2026. "Normalisasi permintaan transportasi pasca Nataru turut mendorong penurunan tarif angkutan udara serta tarif angkutan antarkota," tambah Iwan.



Di sisi lain, tekanan inflasi masih datang dari komoditas emas perhiasan yang mencatat inflasi sebesar 5,75% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,59% (mtm). Deflasi Jakarta pada Januari juga tertahan oleh inflasi pada kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga yang mencatat inflasi 0,30 persen (mtm), serta kelompok Pendidikan yang mengalami inflasi 0,10 persen (mtm) seiring kenaikan harga kursus bahasa asing.

Baca Juga: Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta

Iwan menyampaikan laju inflasi Jakarta yang tetap terkendali tidak terlepas dari sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta. Upaya tersebut antara lain melalui pelaksanaan pasar murah oleh BUMD pangan, distribusi pangan bersubsidi, serta pemantauan stok daging sapi bersama Kementerian Pertanian.

"Sinergi pengendalian inflasi Jakarta pada periode Ramadan dan Idul Fitri akan diawali dengan pelaksanaan High Level Meeting (HLM) TPID Provinsi DKI Jakarta, serta didukung oleh implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga pangan," tutupnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Naikkan Fuel...
Pemerintah Naikkan Fuel Surcharge Maskapai, Tiket Pesawat Jakarta-Bali Tembus Rp2,4 Juta
Bayar PBB-P2 Lebih Awal,...
Bayar PBB-P2 Lebih Awal, Warga Jakarta Bisa Dapat Manfaat Lebih Besar
Daftar SPBU di Jakarta...
Daftar SPBU di Jakarta dan Sekitarnya yang Tak Lagi Jual Pertalite, Cek Lokasinya
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Kembali Berikan Insentif PBB-P2 Tahun 2026
Beli Rumah Pertama di...
Beli Rumah Pertama di Jakarta, BPHTB Bisa Dikurangi hingga 50%
Masa Pajak Maret 2026,...
Masa Pajak Maret 2026, Wajib Pajak Restoran dan Hotel di Jakarta Dapat Keringanan 20%
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Rekomendasi
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved