Pemerintah Minta Askrindo Hati-hati Jamin Kredit Saat Pandemi

Jum'at, 18 September 2020 - 00:20 WIB
loading...
Pemerintah Minta Askrindo...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah meminta lembaga penjamin kredit PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo agar berhati-hati dalam menjamin kredit nasabah yang diajukan oleh pihak perbankan.

Hal itu diutarakan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir, yang melihat bahwa bisnis penjaminan kredit harus sangat hati-hati di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Jangan ada bank melempar kreditnya, langsung ditangkap. Karena pasti bank itu saat melempar risiko kredit dengan menutupnya melalui asuransi, pasti dia sudah menghitung-hitung karena risikonya tinggi," ujar Iskandar dalam webinar, Kamis (17/9/2020). (Baca juga: Tenang, Restrukturisasi Tak Bikin Kredit Macet Melonjak )

Kata dia, Askrindo dan para penjamin kredit lainnya harus semakin jeli dan teliti dalam menangkap kredit dari pihak perbankan, dan menghitungnya secara lebih seksama. "Karena ke depan hal itu bisa menimbulkan klaim yang besar bagi asuransi," ujarnya.

Karenanya, Iskandar berharap bahwa Askrindo bisa ikut mengantisipasi besarnya dampak dan risiko dari pandemi Covid-19, khususnya di sektor keuangan dan kredit perbankan.

Berbagai upaya antisipasi dan mitigasi risiko harus lebih digencarkan, antara lain dengan lebih memperhatikan perkembangan berbagai sektor bisnis dan industri, serta kebijakan-kebijakan apa yang dikeluarkan pemerintah di masa sulit seperti saat ini. (Baca juga: Grup K-Pop yang Anggotanya Punya Gelar Sarjana dan Master, Siapa yang Paling Jempolan? )

"Maka cobalah lihat sektor-sektor apa saja yang terdampak Covid-19, dan bagaimana kebijakan yang dilakukan pemerintah supaya bisa menangkap peluang daripada bisnis perasuransian ini," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Askrindo Dukung Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Wujudkan Ekonomi 8 Persen...
Wujudkan Ekonomi 8 Persen lewat Pembiayaan Kreatif Infrastruktur
Genjot Penetrasi Asuransi...
Genjot Penetrasi Asuransi ke Generasi Muda
Askrindo Muda Beri Dampak...
Askrindo Muda Beri Dampak Sosial melalui Relawan Bakti BUMN
Kolaborasi, MNC Asset...
Kolaborasi, MNC Asset akan Mengelola Dana dari 18 Jamkrida
Aspenda dan MNC Group...
Aspenda dan MNC Group Bakal Perluas Kerja Sama, Ini Sektornya
Empat Pejabat Askrindo...
Empat Pejabat Askrindo Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi
APIA 2024, Apresiasi...
APIA 2024, Apresiasi untuk Guru PAUD Berprestasi
Bakti BUMN, Askrindo...
Bakti BUMN, Askrindo Berpartisipasi dalam Konservasi Alam dan Lingkungan di Raja Ampat
Rekomendasi
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Hari Ini Noel Divonis...
Hari Ini Noel Divonis terkait Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Berita Terkini
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved