Jakarta Perkuat Ruang Hijau, Kontribusi Pajak Warga Jadi Penopang

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:06 WIB
loading...
Jakarta Perkuat Ruang...
Jakarta menambah ruang terbuka hijau melalui kehadiran Taman Gapura Muka Cakung di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat komitmennya dalam menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) yang berkualitas, dengan kontribusi kolektif masyarakat melalui Pajak Daerah menjadi penopang utama pembangunan dan revitalisasi taman-taman kota. Di tengah padatnya aktivitas ibu kota, ruang publik yang asri ini tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tetapi juga menjadi ruang sosial yang mempertemukan warga untuk berinteraksi dan memulihkan energi.

"Ruang terbuka hijau yang terawat memberi manfaat luas, tidak hanya bagi warga asli Jakarta, tetapi juga bagi masyarakat perantau yang menetap dan beraktivitas di Ibu Kota," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta, Morris Danny dalam pernyataannya, Kamis (26/3/2026).

Baca Juga: Tanpa Antre, Pajak Reklame Kini Bisa Diurus lewat E-Reklame

Ia menegaskan, pajak yang dibayarkan warga merupakan sumber pendanaan krusial yang memungkinkan pemerintah terus menjaga keberlanjutan RTH sebagai elemen vital perkotaan. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan konsistensinya dalam meningkatkan kualitas RTH melalui program pemeliharaan dan revitalisasi berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi penataan ulang lanskap, peremajaan fasilitas taman, serta penguatan sistem keamanan kawasan melalui penambahan jaringan Closed Circuit Television (CCTV) untuk memberikan rasa aman bagi pengunjung.



Sebagai bagian dari inovasi pelayanan, kebijakan pemberlakuan akses taman selama 24 jam di sejumlah lokasi turut dihadirkan. Langkah ini memungkinkan warga memanfaatkan ruang publik kapan pun dibutuhkan, mulai dari berolahraga pagi, bersantai malam hari, hingga berkegiatan komunitas, sehingga fungsi taman sebagai ruang bersama yang inklusif semakin terasa.

Sejumlah taman unggulan yang telah merasakan peningkatan fasilitas antara lain Taman Menteng, Taman Lapangan Banteng, Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Literasi Martha Tiahahu. Kelima lokasi tersebut menjadi representasi upaya berkelanjutan dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kontribusi Pajak Daerah memungkinkan pemerintah tidak hanya melakukan perawatan lanskap dan pemeliharaan sarana prasarana, tetapi juga mengintegrasikan pengelolaan RTH melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Satuan Polisi Pamong Praja, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya bersinergi memastikan ruang publik tetap tertata, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Pramono: Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata Naik Signifikan pada Libur Lebaran

Dengan memenuhi kewajiban perpajakan, masyarakat tidak sekadar menjalankan tanggung jawab administratif sebagai warga negara, tetapi juga meninggalkan jejak kontribusi nyata bagi kota. Ruang terbuka hijau yang tumbuh dan terawat menjadi bukti bahwa pajak adalah investasi bersama untuk masa depan Jakarta yang lebih layak huni.

Keberadaan taman-taman kota yang kian modern dan terawat mencerminkan sinergi erat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ibu kota. Ruang publik ini menjadi oase yang menghadirkan jeda di tengah dinamika kota metropolitan, tempat beristirahat, bersosialisasi, dan melepas penat.

Melalui semangat gotong royong dan kepatuhan membayar pajak, Jakarta terus bertumbuh menjadi kota yang lebih hijau, nyaman, dan membanggakan bagi seluruh warganya. Investasi kolektif ini memastikan bahwa ruang terbuka hijau tidak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi juga warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Kepatuhan Pajak Butuh...
Kepatuhan Pajak Butuh Kepercayaan Publik, Bukan hanya Teknologi
Dongkrak PNBP, Purbaya-Bahlil...
Dongkrak PNBP, Purbaya-Bahlil Sinkronkan Kebijakan Fiskal dan Energi
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Rekomendasi
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Berita Terkini
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved