Iran Hentikan Pasokan Gas ke Turki, Picu Lonjakan Harga Energi Global

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Pemerintah Turki juga telah mendiversifikasi sumber energinya dengan mengamankan pasokan gas alam cair (LNG) dari 12 negara berbeda. Dengan menurunnya permintaan musiman seiring berakhirnya musim dingin, para analis memperkirakan dampak jangka pendek terhadap konsumen domestik masih terbatas, meskipun gangguan berkepanjangan berisiko mendorong kenaikan harga grosir.

Eskalasi di South Pars telah memicu "perang energi" yang lebih luas di kawasan Teluk Persia, termasuk adanya serangan balasan yang menargetkan infrastruktur di Qatar. Selain ke Turki, Iran juga memangkas aliran gas ke Irak yang menyebabkan matinya pembangkit listrik berkapasitas 3.100 megawatt, sebelum akhirnya pulih sebagian pada tingkat minimal.

Kondisi ini menciptakan ketidakpastian terhadap masa depan kontrak ekspor gas pipa Iran ke Turki yang dijadwalkan berakhir pada Juli 2026. Situasi tersebut memicu kekhawatiran bahwa Ankara akan mempercepat pergeseran ke pemasok alternatif guna menghindari ketergantungan pada wilayah yang tidak stabil secara geopolitik.

Di pasar internasional, sentimen negatif akibat gangguan pasokan ini telah terlihat pada pergerakan harga komoditas. Kontrak berjangka gas di Eropa dilaporkan diperdagangkan sekitar 70 persen di atas level sebelum pecahnya konflik, mencerminkan kerentanan rantai pasok energi global terhadap ketegangan di Timur Tengah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Rekomendasi
Jawaban untuk Kenyamanan...
Jawaban untuk Kenyamanan Menginap Melalui Pilihan Hotel-Hotel Favorit
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Berita Terkini
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Infografis
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved