Ahli Teknologi Pangan Sarankan Sistem Rantai Dingin Perkuat Program MBG
Jum'at, 03 April 2026 - 21:31 WIB
loading...
A
A
A
Ia mengusulkan penerapan sistem rantai dingin, yaitu metode menjaga suhu makanan tetap stabil sejak produksi hingga distribusi ke penerima. Dengan sistem ini, kualitas makanan dapat terjaga, risiko kontaminasi ditekan, serta potensi pemborosan dapat diminimalkan.
Yuyun menjelaskan bahwa pengendalian suhu menjadi faktor krusial dalam keamanan pangan. Rentang suhu 5°C hingga 60°C disebut sebagai zona berbahaya karena dapat memicu pertumbuhan bakteri patogen yang menyebabkan sebagian besar insiden keamanan pangan pada layanan katering skala besar.
Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN Rudi Setiawan menegaskan bahwa langkah penghentian sementara operasional SPPG merupakan bagian dari upaya memastikan standar keamanan dan pengelolaan limbah terpenuhi. “Kami ingin memastikan seluruh SPPG benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah,” katanya.
Baca Juga: Evaluasi Ketat SPPG Kunci Jaga Kepercayaan Program MBG
Yuyun menjelaskan bahwa pengendalian suhu menjadi faktor krusial dalam keamanan pangan. Rentang suhu 5°C hingga 60°C disebut sebagai zona berbahaya karena dapat memicu pertumbuhan bakteri patogen yang menyebabkan sebagian besar insiden keamanan pangan pada layanan katering skala besar.
Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN Rudi Setiawan menegaskan bahwa langkah penghentian sementara operasional SPPG merupakan bagian dari upaya memastikan standar keamanan dan pengelolaan limbah terpenuhi. “Kami ingin memastikan seluruh SPPG benar-benar memenuhi standar, baik dari sisi keamanan pangan maupun pengelolaan limbah,” katanya.
Baca Juga: Evaluasi Ketat SPPG Kunci Jaga Kepercayaan Program MBG
Lihat Juga :