Sepekan, Modal Asing Sudah Kabur Rp4,64 Triliun

Jum'at, 18 September 2020 - 22:15 WIB
loading...
Sepekan, Modal Asing...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat masih adanya aliran modal asing yang ke luar. Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengatakan pasar keuangan domestik melakukan aksi jual neto (capital outflow) sebesar Rp4,64 triliun.

Rinciannya, pasar saham investor asing menarik modalnya hingga sebanyak Rp2,84 triliun, sementara di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dana-dana asing pulang kampung sebesar Rp1,80 triliun. (Baca juga: Investor Pasar Modal Terus Tumbuh di Tengah Pandemi )

"Berdasarkan data setelmen selama 2020 (year to date/ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto sebesar Rp168,27 triliun," ujar Onny di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Sementara itu, premi risiko atau credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun naik ke 92,15 bps per 17 September 2020 dari 91,16 bps per 11 September 2020. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya, jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah. (Baca juga: Maaf, Menkeu Sri Bakal Kurangi Bantuan untuk Pelaku Usaha di 2021 )

Meskipun demikian, minggatnya dana asing di pasar keuangan RI justru berbanding terbalik dengan kondisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Mata uang Garuda tersebut mengalami penguatan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Berita Terkini
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved