Telkom dan PGN Kembangkan Ekosistem Digital Terintegrasi Berbasis Energi Bersih
Senin, 13 April 2026 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menilai pemanfaatan biomethane menjadi bagian penting transformasi bisnis perusahaan menuju penyedia energi rendah karbon. Inisiatif ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional.
Baca Juga: Telkom Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity untuk Ekosistem Digital Indonesia
Pengembangan data center TelkomGroup direncanakan tersebar di sejumlah wilayah strategis seperti Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya yang telah terintegrasi dengan jaringan gas PGN. Hal ini memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang ekspansi jaringan baru.
Selain kerja sama domestik, TelkomGroup juga memperluas kolaborasi global melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd melalui entitas data center NeutraDC. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung kebutuhan pelanggan enterprise.
Sinergi antara kolaborasi domestik dan global tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan AI-ready green data center serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekosistem digital regional.
Baca Juga: Telkom Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity untuk Ekosistem Digital Indonesia
Pengembangan data center TelkomGroup direncanakan tersebar di sejumlah wilayah strategis seperti Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya yang telah terintegrasi dengan jaringan gas PGN. Hal ini memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang ekspansi jaringan baru.
Selain kerja sama domestik, TelkomGroup juga memperluas kolaborasi global melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd melalui entitas data center NeutraDC. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung kebutuhan pelanggan enterprise.
Sinergi antara kolaborasi domestik dan global tersebut diharapkan mampu memperkuat pengembangan AI-ready green data center serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam ekosistem digital regional.
(nng)
Lihat Juga :