Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Lonjakan harga tersebut terjadi di tengah kenaikan biaya input pertanian, terutama bahan bakar dan pupuk, yang terdampak konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini mulai memengaruhi keputusan produksi petani dan berpotensi mengganggu stabilitas pasokan beras di kawasan.

Selain faktor biaya, musim kering berkepanjangan turut memperburuk situasi dengan menekan hasil panen. Kondisi ini memperketat pasokan di saat petani tengah memasuki masa panen tanaman luar musim dan bersiap untuk musim tanam utama pada Mei.

Baca Juga: Pakar: Indonesia Berisiko Terseret Konflik Jika Izinkan Wilayahnya Diakses Jet Tempur AS

Tjakra menambahkan, penguatan nilai tukar baht Thailand, serta kenaikan biaya logistik dan asuransi akibat konflik, turut memperbesar tekanan harga di pasar. Faktor-faktor tersebut membuat biaya distribusi meningkat dan memperlemah daya saing ekspor.

Thailand merupakan eksportir beras terbesar ketiga di dunia, sehingga dinamika produksi dan harga di negara tersebut memiliki dampak signifikan terhadap pasar global. Meski terdapat sinyal potensi meredanya konflik setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kemungkinan mengakhiri perang, pemulihan pasokan energi global diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu singkat. Akibatnya, biaya input pertanian berpotensi tetap tinggi dalam jangka menengah, yang dapat menekan produksi dan menjaga harga beras tetap berada pada level tinggi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rekomendasi
Mohamed Salah Akhirnya...
Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Indonesia Hadirkan 30...
Indonesia Hadirkan 30 Instalasi Seni di Flower Dome Singapura, Tampilkan Pesona Nusantara
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved