BRICS Kian Digdaya Dibandingkan G7, Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Senin, 20 April 2026 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
Penguatan posisi ekonomi ini terjadi saat India resmi menjadi tuan rumah Forum Akademik BRICS perdana di New Delhi pada 17-18 April. Di bawah kepemimpinan India, aliansi yang kini mencakup Indonesia, Mesir, dan UEA ini mengusung tema pembangunan ketangguhan, inovasi, dan kerja sama berkelanjutan.
Fokus utama keketuaan kali ini mencakup penguatan sektor pendidikan, teknologi, serta pertumbuhan yang inklusif bagi seluruh anggota. Laporan World Economic Outlook dari IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global berada di angka 3,1% pada 2026.
Meskipun pasar negara berkembang menghadapi tantangan besar akibat konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian perdagangan, performa kolektif BRICS terbukti tetap tangguh. Pada 2025, BRICS mencatat pertumbuhan 3,4%, jauh melampaui rata-rata dunia sebesar 2,8% dan G7 yang hanya tumbuh 1,2%.
Selain dominasi pada angka PDB, integrasi internal blok ini juga menunjukkan kemajuan signifikan dalam sektor finansial. Perdagangan antarnegara anggota BRICS yang dilakukan tanpa menggunakan mata uang dolar AS dilaporkan telah melampaui nilai USD1 triliun pada akhir 2025. Langkah dedolarisasi ini memperkuat kemandirian ekonomi blok tersebut dari sistem keuangan tradisional Barat.
Fokus utama keketuaan kali ini mencakup penguatan sektor pendidikan, teknologi, serta pertumbuhan yang inklusif bagi seluruh anggota. Laporan World Economic Outlook dari IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global berada di angka 3,1% pada 2026.
Meskipun pasar negara berkembang menghadapi tantangan besar akibat konflik di Timur Tengah dan ketidakpastian perdagangan, performa kolektif BRICS terbukti tetap tangguh. Pada 2025, BRICS mencatat pertumbuhan 3,4%, jauh melampaui rata-rata dunia sebesar 2,8% dan G7 yang hanya tumbuh 1,2%.
Selain dominasi pada angka PDB, integrasi internal blok ini juga menunjukkan kemajuan signifikan dalam sektor finansial. Perdagangan antarnegara anggota BRICS yang dilakukan tanpa menggunakan mata uang dolar AS dilaporkan telah melampaui nilai USD1 triliun pada akhir 2025. Langkah dedolarisasi ini memperkuat kemandirian ekonomi blok tersebut dari sistem keuangan tradisional Barat.
Lihat Juga :