Stok Minyak Mentah Mulai Habis, Bos Chevron Warning Krisis Energi Mirip Tahun 1970-an

Sabtu, 09 Mei 2026 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Cadangan komersial, kapal-kapal tanker bayangan hingga cadangan strategis nasional (SPR) kini sudah terkuras habis. "Permintaan harus turun untuk menyesuaikan dengan pasokan. Ekonomi harus melambat," tambahnya.

Korban Pertama Telah Jatuh: Spirit Airlines Bangkrut

Peringatan Wirth bukan sekadar ramalan masa depan, korbannya sudah berjatuhan sekarang. Pada 3 Mei 2026, maskapai Spirit Airlines resmi dinyatakan gulung tikar.

Penyebab utamanya yakni lonjakan biaya bahan bakar jet yang tak lagi mampu ditanggung oleh neraca perusahaan. Kelangkaan ini diprediksi akan menghantam kawasan secara berurutan

Asia menjadi wilayah yang paling rentan. Jepang, misalnya menggantungkan 95% pasokan minyaknya dari Timur Tengah. Seperti diketahui Asia menjadi wilayah yang paling rentan karena sangat bergantung pada minyak dan gas dari Timur Tengah.

Baca Juga: Krisis Selat Hormuz: Arena Baru AS-China Rebutan Energi Masa Depan

Eropa bakal menjadi target berikutnya setelah Asia berebut pasokan alternatif (seperti minyak dari Sakhalin, Rusia). Asia sudah merespons, dimana Jepang menerima kiriman minyak mentah pertamanya dari Pulau Sakhalin Rusia dalam dua tahun hanya pada minggu ini saat para importir berebut pasokan alternatif.

Sementara itu Amerika Serikat sebagai eksportir raksasa minyak, tidak lantas menjadi kebal. Pengapalan terakhir dari Teluk baru saja dibongkar di Pelabuhan Long Beach, California Selatan. Setelah ini, pasokan akan mulai mengering.

Data Mengerikan di Balik Krisis Energi

Angka-angka yang muncul dari krisis ini menunjukkan betapa rapuhnya keamanan energi global saat ini. Tercatat 20% pasokan dunia hilang, dimana Selat Hormuz mengawasi seperlima aliran minyak mentah global.

Defisit 20 juta barel, ketika perang telah melenyapkan ekspor produk olahan dan mentah dari Timur Tengah dalam skala masif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Paksa Bank Sentral Terus Sesuaikan Kebijakan Moneter
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Rekomendasi
Wacana Kopdes Sebarkan...
Wacana Kopdes Sebarkan Bansos, Selly PDIP: Jangan Sampai Mengulang Masalah
Kemenhut Jerat Tersangka...
Kemenhut Jerat Tersangka Korporasi dalam Kasus Perambahan Hutan Lindung Tanjung Piayu
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
Berita Terkini
5 Data Ini Perlihatkan...
5 Data Ini Perlihatkan Bagaimana Tarif Impor Terbaru Trump Berdampak ke Ekonomi
Cegah Likuidasi Paksa,...
Cegah Likuidasi Paksa, Tes Insolvensi Ganda Mendesak Diterapkan dalam UU Kepailitan
Catcrs Bangun Ekosistem...
Catcrs Bangun Ekosistem Layanan Aset Kripto yang Komprehensif, Ini yang Dilakukan
Purbaya Diterpa Kabar...
Purbaya Diterpa Kabar Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI: Saya Mah Isu Abadi
Danantara Ikut Rapat...
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Hadir Sebagai Undangan, Tak Punya Hak Suara
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved