Superbank Gandeng KakaoBank Hadirkan Tabungan Gamifikasi
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:18 WIB
loading...
Superbank memperkuat strategi pertumbuhan berbasis ekosistem melalui kolaborasi strategis dengan KakaoBank. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) memperkuat strategi pertumbuhan berbasis ekosistem melalui kolaborasi strategis dengan bank digital asal Korea Selatan, KakaoBank, melalui peluncuran Kartu Untung. Produk tabungan berbasis gamifikasi pertama ini diperkenalkan sebagai upaya meningkatkan interaksi nasabah di tengah pertumbuhan aktivitas perbankan digital yang pesat.
"Dengan rata-rata lebih dari 1 juta transaksi per hari, kami melihat adanya pergeseran perilaku masyarakat, khususnya generasi yang lebih melek digital, yang menginginkan layanan keuangan yang tidak hanya aman dan menguntungkan, tetapi juga engaging. Kartu Untung kami hadirkan sebagai solusi yang menggabungkan disiplin finansial dengan pengalaman yang menyenangkan," ujar Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan dalam pernyataannya, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp143,3 Miliar di 2025
Hingga saat ini, bank yang didukung oleh konsorsium besar ini mencatatkan lebih dari 6 juta nasabah. Tingginya angka adopsi pengguna dalam ekosistem digital tersebut mendorong manajemen untuk menghadirkan instrumen yang mampu memperdalam frekuensi transaksi dan loyalitas pengguna.
Melalui Kartu Untung, nasabah cukup menabung minimal Rp50.000 untuk mendapatkan peluang menang harian melalui fitur daily lucky draw. Inovasi ini menawarkan hadiah berupa cashback hingga Rp1 juta yang dikreditkan secara otomatis, sebuah metode yang dirancang untuk mendorong kebiasaan menabung melalui pengalaman finansial yang interaktif.
Chief Executive Officer KakaoBank, Yun Ho Young, menyatakan inovasi merupakan kunci utama untuk mempertahankan kepercayaan nasabah di era digital. Menurutnya, kolaborasi ini menggabungkan pengalaman KakaoBank dalam teknologi gamifikasi di Korea Selatan dengan pemahaman pasar Superbank di Indonesia guna mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.
Baca Juga: Usai IPO, Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp122,4 Miliar
Kolaborasi ini menegaskan efektivitas strategi pertumbuhan yang didukung oleh para pemegang saham strategis. Perusahaan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga mengadopsi kapabilitas global untuk mempercepat diferensiasi produk di tengah kompetisi bank digital yang semakin ketat.
Pendekatan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun Superbank sebagai platform yang partisipatif, bukan hanya transaksional. Sinergi dengan pemain global seperti KakaoBank memungkinkan adanya percepatan inovasi dalam menciptakan proposisi nilai yang kuat bagi nasabah di tanah air.
Superbank berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kekuatan ekosistem guna memperluas basis pengguna aktif. Fokus utama perusahaan tetap pada pengembangan layanan digital yang berorientasi pada pengalaman pengguna (user experience) serta pencapaian profitabilitas yang berkelanjutan.
"Dengan rata-rata lebih dari 1 juta transaksi per hari, kami melihat adanya pergeseran perilaku masyarakat, khususnya generasi yang lebih melek digital, yang menginginkan layanan keuangan yang tidak hanya aman dan menguntungkan, tetapi juga engaging. Kartu Untung kami hadirkan sebagai solusi yang menggabungkan disiplin finansial dengan pengalaman yang menyenangkan," ujar Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan dalam pernyataannya, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp143,3 Miliar di 2025
Hingga saat ini, bank yang didukung oleh konsorsium besar ini mencatatkan lebih dari 6 juta nasabah. Tingginya angka adopsi pengguna dalam ekosistem digital tersebut mendorong manajemen untuk menghadirkan instrumen yang mampu memperdalam frekuensi transaksi dan loyalitas pengguna.
Melalui Kartu Untung, nasabah cukup menabung minimal Rp50.000 untuk mendapatkan peluang menang harian melalui fitur daily lucky draw. Inovasi ini menawarkan hadiah berupa cashback hingga Rp1 juta yang dikreditkan secara otomatis, sebuah metode yang dirancang untuk mendorong kebiasaan menabung melalui pengalaman finansial yang interaktif.
Chief Executive Officer KakaoBank, Yun Ho Young, menyatakan inovasi merupakan kunci utama untuk mempertahankan kepercayaan nasabah di era digital. Menurutnya, kolaborasi ini menggabungkan pengalaman KakaoBank dalam teknologi gamifikasi di Korea Selatan dengan pemahaman pasar Superbank di Indonesia guna mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.
Baca Juga: Usai IPO, Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp122,4 Miliar
Kolaborasi ini menegaskan efektivitas strategi pertumbuhan yang didukung oleh para pemegang saham strategis. Perusahaan tidak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, tetapi juga mengadopsi kapabilitas global untuk mempercepat diferensiasi produk di tengah kompetisi bank digital yang semakin ketat.
Pendekatan tersebut merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk membangun Superbank sebagai platform yang partisipatif, bukan hanya transaksional. Sinergi dengan pemain global seperti KakaoBank memungkinkan adanya percepatan inovasi dalam menciptakan proposisi nilai yang kuat bagi nasabah di tanah air.
Superbank berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kekuatan ekosistem guna memperluas basis pengguna aktif. Fokus utama perusahaan tetap pada pengembangan layanan digital yang berorientasi pada pengalaman pengguna (user experience) serta pencapaian profitabilitas yang berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :