Harga Sama, KKI Soroti Diskriminasi Kualitas Galon Guna Ulang di Pasaran
Rabu, 13 Mei 2026 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Selain persoalan material, KKI juga menyoroti kondisi fisik galon polikarbonat yang dinilai sudah tidak layak edar. Sebanyak 92% konsumen mengaku menerima galon berusia lebih dari satu tahun, sementara 30% melaporkan kondisi galon kusam atau berlumut dan 18% lainnya retak.
David menjelaskan galon polikarbonat memiliki risiko peluruhan BPA terutama apabila terpapar sinar matahari, dicuci dengan prosedur yang tidak standar, dan digunakan berulang kali. Pakar polimer dari Universitas Indonesia sebelumnya merekomendasikan batas aman penggunaan galon polikarbonat maksimal satu tahun atau 40 kali pengisian ulang guna mencegah risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan gangguan reproduksi.
Baca Juga: Mayoritas Konsumen Keluhkan Bahaya Galon Tua, KKI: 92 Juta Penduduk Terancam BPA
KKI mendesak pemerintah segera menetapkan regulasi yang lebih tegas terkait masa pakai galon guna ulang dan standar keamanan kemasan. Menurut David, kekosongan aturan mengenai batas usia penggunaan galon menjadi akar persoalan yang perlu segera dibenahi untuk melindungi kesehatan masyarakat.
"Kalau harganya sama, konsumen wajib mendapatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan yang sama. Negara perlu regulasi yang melindungi kesehatan masyarakat, bukan sekadar keuntungan produsen," ujar David.
David menjelaskan galon polikarbonat memiliki risiko peluruhan BPA terutama apabila terpapar sinar matahari, dicuci dengan prosedur yang tidak standar, dan digunakan berulang kali. Pakar polimer dari Universitas Indonesia sebelumnya merekomendasikan batas aman penggunaan galon polikarbonat maksimal satu tahun atau 40 kali pengisian ulang guna mencegah risiko kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan gangguan reproduksi.
Baca Juga: Mayoritas Konsumen Keluhkan Bahaya Galon Tua, KKI: 92 Juta Penduduk Terancam BPA
KKI mendesak pemerintah segera menetapkan regulasi yang lebih tegas terkait masa pakai galon guna ulang dan standar keamanan kemasan. Menurut David, kekosongan aturan mengenai batas usia penggunaan galon menjadi akar persoalan yang perlu segera dibenahi untuk melindungi kesehatan masyarakat.
"Kalau harganya sama, konsumen wajib mendapatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan yang sama. Negara perlu regulasi yang melindungi kesehatan masyarakat, bukan sekadar keuntungan produsen," ujar David.
(nng)
Lihat Juga :