Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rabu, 20 Mei 2026 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kejagung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka Korupsi Tambang Samin Tan, Langsung Ditahan
Tidak hanya dari sisi teknis manufaktur, Indonesia Miner 2026 memberikan ruang khusus untuk memperkuat pilar sosial dan tata kelola melalui pelibatan perempuan di sektor energi. Diskusi yang diinisiasi oleh kelompok Women in Mining and Energy (WiME) Indonesia tersebut berupaya mendorong integrasi standar global untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil.
Area pameran yang diisi oleh 46 perusahaan inovator sektor tambang turut menjadi motor penggerak terjadinya kemitraan strategis baru bagi para pelaku usaha di sektor publik maupun swasta. Dengan dukungan dari 18 sponsor utama serta sinergi bersama 15 asosiasi industri, pameran ini berhasil menciptakan ruang negosiasi yang lebih kasual, terbuka, dan interaktif.
Ajang Indonesia Miner 2026 ini sukses menegaskan perannya sebagai katalisator dalam merespons tantangan global dan membuka peluang investasi baru. Kolaborasi konkrit dari seluruh rantai nilai ini diharapkan mampu mendorong industri pertambangan nasional menjadi jauh lebih progresif, adaptif, serta ramah lingkungan.
Tidak hanya dari sisi teknis manufaktur, Indonesia Miner 2026 memberikan ruang khusus untuk memperkuat pilar sosial dan tata kelola melalui pelibatan perempuan di sektor energi. Diskusi yang diinisiasi oleh kelompok Women in Mining and Energy (WiME) Indonesia tersebut berupaya mendorong integrasi standar global untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil.
Area pameran yang diisi oleh 46 perusahaan inovator sektor tambang turut menjadi motor penggerak terjadinya kemitraan strategis baru bagi para pelaku usaha di sektor publik maupun swasta. Dengan dukungan dari 18 sponsor utama serta sinergi bersama 15 asosiasi industri, pameran ini berhasil menciptakan ruang negosiasi yang lebih kasual, terbuka, dan interaktif.
Ajang Indonesia Miner 2026 ini sukses menegaskan perannya sebagai katalisator dalam merespons tantangan global dan membuka peluang investasi baru. Kolaborasi konkrit dari seluruh rantai nilai ini diharapkan mampu mendorong industri pertambangan nasional menjadi jauh lebih progresif, adaptif, serta ramah lingkungan.
(nng)
Lihat Juga :