BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kamis, 04 Juni 2026 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain langkah jangka pendek tersebut, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan investasi bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT). Upaya ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus memitigasi risiko volatilitas nilai tukar.
Baca Juga: IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kerja sama LCT saat ini telah dijalankan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Hingga April 2026, nilai transaksi melalui skema tersebut mencapai sekitar 22,7 miliar dolar AS, mendekati realisasi sepanjang 2025 yang tercatat sekitar 25,7 miliar dolar AS.
Meski rupiah berada di bawah tekanan, BI menilai kondisi tersebut masih relatif terkendali. Secara tahun berjalan (year to date), pelemahan rupiah tercatat sekitar 7,44 persen dan masih sejalan dengan pergerakan mata uang regional lainnya.
Destry menegaskan fundamental eksternal Indonesia tetap kuat, ditopang cadangan devisa yang memadai. Pada akhir April 2026, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar 146,2 miliar dolar AS yang dinilai cukup untuk menjaga ketahanan sektor eksternal dan mendukung stabilitas nilai tukar.
Baca Juga: IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kerja sama LCT saat ini telah dijalankan dengan sejumlah negara mitra, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab. Hingga April 2026, nilai transaksi melalui skema tersebut mencapai sekitar 22,7 miliar dolar AS, mendekati realisasi sepanjang 2025 yang tercatat sekitar 25,7 miliar dolar AS.
Meski rupiah berada di bawah tekanan, BI menilai kondisi tersebut masih relatif terkendali. Secara tahun berjalan (year to date), pelemahan rupiah tercatat sekitar 7,44 persen dan masih sejalan dengan pergerakan mata uang regional lainnya.
Destry menegaskan fundamental eksternal Indonesia tetap kuat, ditopang cadangan devisa yang memadai. Pada akhir April 2026, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar 146,2 miliar dolar AS yang dinilai cukup untuk menjaga ketahanan sektor eksternal dan mendukung stabilitas nilai tukar.
(nng)
Lihat Juga :