BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Kamis, 04 Juni 2026 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi domestik, permintaan valuta asing juga meningkat seiring kebutuhan korporasi untuk repatriasi dividen dan pembayaran utang luar negeri. Kombinasi kedua faktor tersebut memberikan tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, BI memastikan akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi. Otoritas moneter juga akan memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang berorientasi pasar guna menjaga daya tarik aset domestik bagi investor.
"Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya. Selain itu memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik," ujar Destry.
Menurut dia, intervensi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai instrumen, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. BI juga terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan korporasi serta pelaku pasar.
Untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, BI memastikan akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi. Otoritas moneter juga akan memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter yang berorientasi pasar guna menjaga daya tarik aset domestik bagi investor.
"Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dan meningkatkan intensitas intervensi untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik dan stabilitas nilai tukar rupiah terjaga sesuai dengan fundamentalnya. Selain itu memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market untuk tetap menarik aliran modal masuk ke instrumen aset domestik," ujar Destry.
Menurut dia, intervensi dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai instrumen, mulai dari transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. BI juga terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan korporasi serta pelaku pasar.
Lihat Juga :