Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:56 WIB
loading...
A A A


Ibrahim mengatakan penguatan dolar AS berpotensi kembali menekan rupiah ke kisaran Rp17.600 hingga Rp18.000 per dolar AS pada pekan depan. Menurut dia, terdapat empat faktor utama yang menopang penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut, yakni geopolitik global, kebijakan politik AS, arah kebijakan bank sentral AS, serta faktor permintaan dan penawaran global.

Dari sisi geopolitik, pasar masih mencermati eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur. Ketegangan meningkat setelah Iran mengancam menutup kembali Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik kawasan, sementara serangan Rusia ke Kyiv turut mendorong kenaikan harga minyak dan permintaan dolar AS sebagai aset aman (safe haven).

Selain faktor geopolitik, kebijakan politik AS di bawah Presiden Donald Trump juga dinilai semakin proteksionis menjelang pemilu paruh waktu 2026. Pemerintah AS disebut kembali mengaktifkan tarif resiprokal terhadap puluhan negara mitra dagang, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif ekspor sebesar 19 persen.

Baca Juga: Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Team INKAI Raih 7 Emas...
Team INKAI Raih 7 Emas di Kejuaraan Dunia SEAKF Vietnam 2026
Pramono Minta Tarif...
Pramono Minta Tarif LRT Pegangsaan Dua-Manggarai Harus Terjangkau Masyarakat
Berita Terkini
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved