Perlu Dibangun Ekosistem Industri Halal untuk Penuhi Kebutuhan Umat
Selasa, 22 September 2020 - 07:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, tambah Wimboh, perlu juga melakukan pengembangan dan melibatkan pengelola dana sosial islami semisal zakat, infak, sedekah, dan wakaf. (Baca juga: OPM Sudah Kelewatan, Penggunaan Operasi Militer Dinilai Sudah Mendesak)
"Sinergi juga perlu dibangun dengan para pemangku kepentingan mulai dari otoritas, institusi, asosiasi seperti pemerintah, Bank Indonesia maupun KNKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Wimboh juga mengatakan bahwa untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional sektor jasa keuangan, termasuk keuangan syariah, sangat diharapkan menjadi katalis untuk mendorong perekonomian.
"Ekonomi dan keuangan syariah kita harus kita dorong perannya dalam membangkitkan perekonomian nasional," ujar Wimboh.
Dia mengatakan, potensi ekonomi syariah begitu besar dan mayoritas penduduk Indonesia pun adalah muslim. Hal ini menurutnya merupakan potensi dan modal besar yang dapat dikembangkan.
"Tentunya sudah kita pahami bersama bahwa kita mempunyai halal lifestyle. Kita mempunyai lembaga keuangan syariah yang begitu besar, dan kita juga mempunyai platform-platform syariah, baik itu sektor keuangan, nonkeuangan, dan sektor pendukung lainnya," katanya. (Lihat videonya: Banjir Bandang Terjang Desa Cicurug, Sukabumi)
Wimboh menambahkan, OJK, Bank Indonesia dan semua pemangku kepentingan lain di negeri ini perlu bersama-sama meredam pelemahan ekonomi. "Dan lebih jauh lagi, juga harus berupaya agar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan kita," tandasnya. (Rina Anggraeni)
"Sinergi juga perlu dibangun dengan para pemangku kepentingan mulai dari otoritas, institusi, asosiasi seperti pemerintah, Bank Indonesia maupun KNKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Wimboh juga mengatakan bahwa untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional sektor jasa keuangan, termasuk keuangan syariah, sangat diharapkan menjadi katalis untuk mendorong perekonomian.
"Ekonomi dan keuangan syariah kita harus kita dorong perannya dalam membangkitkan perekonomian nasional," ujar Wimboh.
Dia mengatakan, potensi ekonomi syariah begitu besar dan mayoritas penduduk Indonesia pun adalah muslim. Hal ini menurutnya merupakan potensi dan modal besar yang dapat dikembangkan.
"Tentunya sudah kita pahami bersama bahwa kita mempunyai halal lifestyle. Kita mempunyai lembaga keuangan syariah yang begitu besar, dan kita juga mempunyai platform-platform syariah, baik itu sektor keuangan, nonkeuangan, dan sektor pendukung lainnya," katanya. (Lihat videonya: Banjir Bandang Terjang Desa Cicurug, Sukabumi)
Wimboh menambahkan, OJK, Bank Indonesia dan semua pemangku kepentingan lain di negeri ini perlu bersama-sama meredam pelemahan ekonomi. "Dan lebih jauh lagi, juga harus berupaya agar tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan kita," tandasnya. (Rina Anggraeni)
(ysw)
Lihat Juga :