Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru

Kamis, 02 Juli 2026 - 23:03 WIB
loading...
A A A


Pengalaman di equity research dan investment banking membentuk pendekatan Akshay dalam melihat sebuah industri. Selama bertahun-tahun, ia terbiasa melakukan analisis fundamental terhadap perusahaan publik, mengevaluasi valuasi bisnis, mengidentifikasi peluang pertumbuhan jangka panjang, hingga memahami bagaimana perubahan perilaku konsumen dapat memengaruhi nilai sebuah perusahaan di mata investor.

Perspektif tersebut kemudian membawanya melihat perubahan yang sedang terjadi pada industri media dan hiburan global. Menurutnya, perusahaan entertainment modern tidak lagi hanya bergantung pada produksi konten semata, melainkan membangun intellectual property, komunitas digital, dan ekosistem kreator yang mampu menciptakan nilai ekonomi secara berkelanjutan.

"Entertainment saat ini berkembang menjadi bisnis yang didorong oleh audience ecosystem, digital engagement, serta intellectual property. Investor mulai melihat bahwa nilai sebuah perusahaan media tidak hanya berasal dari kontennya, tetapi dari kemampuan membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas dan menciptakan monetisasi yang berkelanjutan," ujar Akshay.

Ia menilai transformasi tersebut telah mengubah cara investor memandang industri kreatif. Jika sebelumnya sektor hiburan lebih sering diposisikan sebagai bisnis berbasis proyek, kini banyak perusahaan media global berkembang menjadi platform yang menghasilkan pendapatan dari berbagai lini, mulai dari distribusi digital, lisensi intellectual property, creator economy, hingga pemanfaatan teknologi berbasis artificial intelligence.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Rini Shima Perluas Kiprah...
Rini Shima Perluas Kiprah Global lewat Kolaborasi dengan Brand Korea Selatan
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Rekomendasi
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Berita Terkini
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Infografis
4 Negara yang Dulu Mayoritas...
4 Negara yang Dulu Mayoritas Muslim Kini Jadi Minoritas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved