Indonesia Targetkan 50% Bahan Bakar Pesawat Pakai Minyak Jelantah di 2060
Rabu, 08 Juli 2026 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Managing Director Boeing Indonesia Indra Duivenvoorde menyatakan perusahaan siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam pengembangan SAF di Indonesia. Melalui program Boeing University Innovation Leadership Development (BUILD) yang bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Pertamina, Boeing mengembangkan riset untuk mengoptimalkan pengumpulan bahan baku lokal.
Baca Juga: Efek Rupiah Babak Belur, Maskapai Teriak Minta Tolong
Indra mengatakan penelitian tersebut mencakup pemanfaatan minyak jelantah, limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME), limbah padi, dan limbah kelapa sebagai bahan baku SAF. Menurutnya, pengembangan sumber daya lokal akan memperkuat kesiapan industri penerbangan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.
Pemerintah menilai peningkatan penggunaan SAF menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan emisi karbon sektor penerbangan seiring pertumbuhan kebutuhan transportasi udara. Dengan implementasi bertahap dan dukungan industri, Indonesia diharapkan mampu membangun ekosistem bahan bakar penerbangan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Efek Rupiah Babak Belur, Maskapai Teriak Minta Tolong
Indra mengatakan penelitian tersebut mencakup pemanfaatan minyak jelantah, limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME), limbah padi, dan limbah kelapa sebagai bahan baku SAF. Menurutnya, pengembangan sumber daya lokal akan memperkuat kesiapan industri penerbangan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat regional maupun global.
Pemerintah menilai peningkatan penggunaan SAF menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan emisi karbon sektor penerbangan seiring pertumbuhan kebutuhan transportasi udara. Dengan implementasi bertahap dan dukungan industri, Indonesia diharapkan mampu membangun ekosistem bahan bakar penerbangan berkelanjutan dalam jangka panjang.
(nng)
Lihat Juga :