LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:24 WIB
loading...
LKPP 2025 Raih Opini...
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, bahwa Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025 kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ). Capaian yang menurutnya mencerminkan konsistensi Pemerintah dalam menjaga kualitas pengelolaan APBN berdasarkan prinsip tata kelola yang baik.

Menurut Purbaya, defisit fiskal juga tetap terjaga, dengan defisit APBN 2025 terkendali dalam batas aman sebesar 2,81% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah batas maksimal 3% sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh temuan pemeriksaan dan rekomendasi BPK," tegas Purbaya dalam rapat paripurna DPR, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga: Kasus Tata Kelola Minyak, BPK: Kerugian Negara Capai Rp25,4 Triliun dan USD2,7 Miliar

Pemerintah turut menegaskan strategi pengelolaan utang tetap prudent dan terkendali. Purbaya menekankan rasio utang Pemerintah tahun 2025 berada di level 40,54% terhadap PDB, jauh di bawah batas maksimal 60% PDB sesuai undang-undang.



Strategi ke depan bertumpu pada empat pilar utama yakni (i) konsolidasi fiskal bertahap, (ii) optimalisasi penerimaan negara, (iii) peningkatan kualitas belanja (spending better), (iv) serta pengelolaan portofolio utang aktif melalui debt switch, buyback, dan konversi pinjaman.

Dalam rapat paripurna kali ini, Purbaya menyampaikan Pokok-Pokok Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi DPR RI mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU P2 APBN) Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Kebijakan Fiskal atau Moneter ?

Purbaya menegaskan, bahwa perekonomian Indonesia tumbuh solid sepanjang 2025 di tengah tekanan global, dengan pertumbuhan mencapai 5,11% (yoy), ditopang konsumsi rumah tangga yang stabil di 4,98% dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09%. Inflasi terjaga rendah di 2,92%, sesuai rentang sasaran yang ditetapkan Pemerintah.

"Kita patut bersyukur, di tengah gejolak global tersebut, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga," ujar Purbaya.

Kinerja positif ini turut didukung capaian di sisi kesejahteraan masyarakat yaitu tingkat pengangguran turun menjadi 4,85% pada Agustus 2025 dari 4,91% di tahun sebelumnya, sementara tingkat kemiskinan menurun dari 8,57% menjadi 8,25% pada periode yang sama.

Untuk memperkuat dampak kebijakan fiskal bagi masyarakat, Pemerintah secara konsisten memberikan paket stimulus ekonomi setiap kuartal sepanjang 2025 dengan total anggaran mencapai Rp110,7 triliun.

Stimulus ini diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong konsumsi domestik, sekaligus memperkuat sektor riil melalui dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor padat karya, serta program perumahan.

Selain itu Pemerintah turut memberikan dukungan program magang, diskon tiket transportasi pada masa liburan, hingga pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari strategi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan domestik.

Selanjutnya, Purbaya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh fraksi DPR RI atas dukungan dan kolaborasi yang erat dalam mengawal pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025.

“Sinergi dan kolaborasi yang terjalin erat antara Pemerintah dan DPR RI dalam mengawal pengelolaan APBN turut mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's Global Ratings (S&P), yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil," terangnya.

"Afirmasi tersebut menegaskan kredibilitas arah kebijakan fiskal dan moneter nasional, sekaligus mencerminkan kepercayaan internasional terhadap konsistensi Pemerintah bersama DPR RI dalam menjaga disiplin fiskal secara akuntabel dan sesuai koridor perundang-undangan yang berlaku,” jelas Purbaya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Purbaya dan Said Iqbal...
Purbaya dan Said Iqbal Mau Makan Siang Bareng Besok, Ada Apa?
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Rekomendasi
Mendikdasmen Kunjungi...
Mendikdasmen Kunjungi SDN Srengseng Sawah 15 Pascateror Bom, Pastikan MPLS Tetap Aman
Bom Rakitan Meledak...
Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Pelajar Ditangkap Polisi
Febrie Adriansyah Hanya...
Febrie Adriansyah Hanya Dicekal 20 Hari, Menteri Imipas: Masih Sementara
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved