BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:24 WIB
loading...
A A A

Di sisi lain, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang kontraksi terbesar dalam penyerapan tenaga kerja dengan SBT minus 0,54%. Lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib juga mengalami kontraksi dengan SBT minus 0,14%.

Sementara itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih mencatatkan pertumbuhan positif dengan SBT 0,23%. Bank Indonesia memperkirakan sektor ini akan menjadi motor peningkatan penyerapan tenaga kerja pada triwulan III 2026 seiring memasuki musim panen hortikultura dan perkebunan.

Baca Juga: Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Secara keseluruhan, dunia usaha diproyeksikan lebih optimistis pada triwulan III 2026 dengan SBT penyerapan tenaga kerja diperkirakan meningkat menjadi 0,95%. Selain sektor pertanian, peningkatan juga diperkirakan berasal dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum dengan SBT 0,08%, serta sektor real estat sebesar 0,12%.

Meski demikian, BI memperkirakan sektor industri pengolahan masih berada dalam fase kontraksi pada triwulan III 2026. Kendati menunjukkan perbaikan dibandingkan periode sebelumnya, sektor tersebut diproyeksikan masih mencatatkan SBT minus 0,14%, sehingga pemulihan penyerapan tenaga kerja diperkirakan berlangsung secara bertahap.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Rekomendasi
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved