Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel

Senin, 20 Juli 2026 - 07:27 WIB
loading...
A A A
Dolar Selandia Baru (NZD) juga merosot paling dalam hingga 0,2% ke posisi USD0,5833. Sementara dolar Australia (AUD) ikut terdepresiasi sebesar 0,1% ke level USD0,6975.

Di sisi lain pasar aset kripto cenderung bergerak mendatar namun mencatatkan kenaikan tipis karena sebagian investor melihatnya sebagai alternatif spekulatif. Bitcoin (BTC) merangkak naik 0,2% di level USD64.637,89, disusul Ether (ETH) yang naik tipis ke posisi USD1.869,72.

Dilema Bank Sentral: Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik Lagi?

Di tengah kekacauan perang, fokus pasar kini tertuju pada pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), yang dijadwalkan pada 29 Juli mendatang. Berdasarkan data CME FedWatch Tool, pasar saat ini memproyeksikan 85,6% peluang The Fed akan menahan suku bunga acuan, melonjak drastis dibandingkan ekspektasi bulan lalu yang hanya 61,5%.

Namun, perdebatan internal di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh diprediksi akan berlangsung panas. Presiden Fed Cleveland, Beth Hammack secara terbuka menyatakan bahwa suku bunga acuan AS mungkin masih perlu dinaikkan lagi guna memerangi inflasi yang membandel akibat meroketnya harga energi akibat perang.

Jika The Fed benar-benar mengambil langkah agresif menaikkan suku bunga di tengah kecamuk perang Timur Tengah, maka ancaman capital outflow (pelarian modal) dari negara berkembang dan pelemahan nilai tukar rupiah bisa menjadi kenyataan pahit dalam beberapa minggu ke depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Matikan Selat Hormuz!...
Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
Rekomendasi
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
Viral! Shakira Sapa...
Viral! Shakira Sapa Penggemar Pakai Bahasa Korea usai Bertemu BTS
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved