Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:12 WIB
loading...
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Seminar Nasional yang digelar PIKI bekerja sama dengan Universitas Kristen Tentena (UNKRIT) di Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) mendorong reformasi tata kelola Dana Bagi Hasil (DBH) pertambangan agar lebih adil, transparan, dan berkelanjutan guna memperkuat pembangunan ekonomi daerah. Rekomendasi tersebut dirumuskan dalam Seminar Nasional yang digelar PIKI bekerja sama dengan Universitas Kristen Tentena (UNKRIT) di Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

"DPP PIKI memiliki komitmen berkontribusi tidak hanya melalui pemikiran, tetapi juga aksi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa melalui penyelenggaraan seminar nasional yang berlangsung di Tentena hari ini," kata Wakil Ketua Umum DPP PIKI Rizal Calvary Marimbo seperti dikutip pada Sabtu (25/7/2026).

PIKI menyusun lima rekomendasi kebijakan (policy brief) yang akan disampaikan kepada Kementerian Keuangan. Rekomendasi itu meliputi integrasi depletion cost ke dalam Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (Minerba) sebagai instrumen baru Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pembangunan sistem satu data PNBP dan DBH yang terintegrasi, kepastian hukum penyelesaian kurang bayar DBH, pemanfaatan DBH berbasis hasil (outcome) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta penetapan Sulawesi Tengah sebagai proyek percontohan nasional implementasi kebijakan tersebut.

Baca Juga: Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal

Sementara, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti, menjelaskan komposisi dan mekanisme penyaluran DBH serta pentingnya dana tersebut bagi penerimaan negara dan pembangunan daerah. Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Tri Winarno memaparkan komposisi DBH sumber daya alam di Sulawesi Tengah beserta pembagiannya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.


Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah Febriyanthi Hongkiriwang menyoroti pentingnya percepatan penyaluran DBH kepada daerah. Senada dengan itu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Rudi Dewanto yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa transfer DBH yang diterima daerah masih jauh dari potensi sektor pertambangan yang dimiliki provinsi tersebut.

Berdasarkan laporan, Sulawesi Tengah memiliki potensi sumber daya mineral yang besar, antara lain cadangan nikel sekitar 3,6 miliar ton, emas 42,5 juta ton, dan bijih besi laterit sekitar 836,5 juta ton. Namun, hak daerah berupa DBH yang belum dibayarkan pemerintah pusat disebut telah mencapai sekitar Rp1,1 triliun, sehingga dinilai menghambat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah penghasil.

Baca Juga: 4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi dan Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang menyatakan keterlambatan penyaluran DBH berdampak pada terbatasnya kemampuan pemerintah daerah membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut keduanya, realisasi pembayaran kurang bayar DBH menjadi kebutuhan mendesak agar daerah penghasil dapat mengoptimalkan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak cuma Bikin Tekor...
Tak cuma Bikin Tekor Negara, Subsidi Gas Industri Dinilai Bisa Kurangi DBH ke Daerah
Dana DBH Sawit Rp3,4...
Dana DBH Sawit Rp3,4 Triliun Harus Digunakan untuk Pemberdayaan Petani
Menanti Restu Jokowi,...
Menanti Restu Jokowi, 350 Daerah Bakal Diguyur DBH Sawit Rp3,4 Triliun
Fluktuasi Dua Pungutan...
Fluktuasi Dua Pungutan CPO Akan Tentukan Dana Bagi Hasil Sawit
Biar Tak Ada Dusta Soal...
Biar Tak Ada Dusta Soal DBH Migas, Kemendagri Bakal Undang Bupati Meranti Duduk Bareng
Buntut Protes Bupati...
Buntut Protes Bupati Meranti, Besaran Dana Bagi Hasil Migas Harus Dievaluasi
Demi Kesejahteraan Masyarakat...
Demi Kesejahteraan Masyarakat Madura, Bupati Sumenep Perjuangkan DBH Migas Dinaikkan
Utang DBH Pusat ke DKI...
Utang DBH Pusat ke DKI Jakarta Akan Segera Dibayarkan
Dana yang Ditunggu Daerah...
Dana yang Ditunggu Daerah Bakal Cair, Bisa Digunakan untuk Corona
Rekomendasi
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Rusia: Ukraina Jadi...
Rusia: Ukraina Jadi Tambang Emas bagi Produsen Senjata Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved