Penyerapan Dana PEN Rp 695 Triliun Dinilai Lamban, Pemerintah Buka Suara
Rabu, 23 September 2020 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
Hingga 14 September 2020, penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional sudah mencapai Rp240,9 triliun atau 34,6% dari pagu anggaran Rp695,2 triliun.
Dari jumlah ini, penyerapan klaster program PEN yang didorong oleh Satgas PEN yaitu di sektor perlindungan sosial, UMKM, dan Kementerian/Lembaga/Pemda mencapai Rp204,97 triliun, dengan rincian penyerapan sebagai berikut:
1. Program Subsidi Gaji dianggarkan Rp37,8 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp7 triliun atau 17,4%.
2. Banpres Produktif UMKM dianggarkan Rp22 triliun, realisasi yang digunakan Rp13 triliun atau 61%.
3. Kartu Sembako dianggarkan Rp43,6 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp30 triliun atau 69,2%.
4. Program Keluarga Harapan dianggarkan Rp37,4 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp29,1 triliun atau 77,9%.
Dari jumlah ini, penyerapan klaster program PEN yang didorong oleh Satgas PEN yaitu di sektor perlindungan sosial, UMKM, dan Kementerian/Lembaga/Pemda mencapai Rp204,97 triliun, dengan rincian penyerapan sebagai berikut:
1. Program Subsidi Gaji dianggarkan Rp37,8 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp7 triliun atau 17,4%.
2. Banpres Produktif UMKM dianggarkan Rp22 triliun, realisasi yang digunakan Rp13 triliun atau 61%.
3. Kartu Sembako dianggarkan Rp43,6 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp30 triliun atau 69,2%.
4. Program Keluarga Harapan dianggarkan Rp37,4 triliun, realisasi yang sudah digunakan Rp29,1 triliun atau 77,9%.
(akr)
Lihat Juga :