Strategi Kemenperin Perbaiki Sektor Industri di Tengah Pandemi Covid-19
Selasa, 05 Mei 2020 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian di sektor industri kimia, farmasi, dan tekstil, Kemenperin akan mengindentifikasi kemampuan produksi bahan dasar pembuatan APD, masker, dan sarung tangan. Kedua, Kemenperin akan melakukan pengadaan mesin/peralatan peningkatan produksi bahan baku jamu/herbal terstandar.
"Ketiga, verifikasi produsen bahan baku apd dan masker dan verifikasi suplai chain dan bisnis matching dengan produsen," ujar dia.
Di sektor industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika, Kemenperin akan melakukan pengembangan aplikasi pengelolaan darurat bencana, fasilitasi penanganan industri permesinan yang terdampak Covid-19 dan pengembangan industri ventilator nasional, serta pendampingan industri yang terdampak penyebaran Covid-19 dalam mendapatkan bahan baku industri.
Sementara di sektor industri kecil, menengah dan aneka, Kemenperin akan mengembangkan wirausaha IKM dengan target menciptakan 4.365 wirausaha, mengembangkan sentra IKM terdampak Covid-19 dengan memfasilitasi 22 sentra IKM untuk bahan baku dan bahan penolong.
Lalu akan melakukan restrukturisasi mesin IKM yang terdampak Covid-19 dengan target untuk 41 IKM dan pengembangan produk IKM yang terdampak Covid-19 dengan target 50 produk IKM.
"Ketiga, verifikasi produsen bahan baku apd dan masker dan verifikasi suplai chain dan bisnis matching dengan produsen," ujar dia.
Di sektor industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika, Kemenperin akan melakukan pengembangan aplikasi pengelolaan darurat bencana, fasilitasi penanganan industri permesinan yang terdampak Covid-19 dan pengembangan industri ventilator nasional, serta pendampingan industri yang terdampak penyebaran Covid-19 dalam mendapatkan bahan baku industri.
Sementara di sektor industri kecil, menengah dan aneka, Kemenperin akan mengembangkan wirausaha IKM dengan target menciptakan 4.365 wirausaha, mengembangkan sentra IKM terdampak Covid-19 dengan memfasilitasi 22 sentra IKM untuk bahan baku dan bahan penolong.
Lalu akan melakukan restrukturisasi mesin IKM yang terdampak Covid-19 dengan target untuk 41 IKM dan pengembangan produk IKM yang terdampak Covid-19 dengan target 50 produk IKM.
(akr)
Lihat Juga :