Pertumbuhan Kredit Perbankan Kembali Melambat di Bawah 1%
Rabu, 30 September 2020 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, KI sektor LGA pada Agustus 2020 tumbuh sebesar 1,2% (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (3,4%, yoy), khususnya pada subsektor ketenagalistrikan di DKl Jakarta dan Banten.
Pertumbuhan Kredit Konsumsi (KK) pada Agustus 2020 melambat, dari 1,5% (yoy) pada bulan Juli 2020 menjadi 1,1% (yoy), disebabkan oleh perlambatan pada kredit KPR/KPA, KKB maupun kredit multiguna.
Sementara itu, KMK masih melanjutkan pertumbuhan negatifnya sebesar -1,7% (yoy) pada Agustus 2020, terutama pada sektor Industri Pengolahan dan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (PHR).
"KMK sektor Industri Pengolahan pada Agustus 2020 tumbuh negatif sebesar -1,3% (yoy), lebih dalam dari bulan sebelumnya (-0,4%, yoy)," ungkap dia. (Baca juga: Terapkan Industri Hijau, 15 Perusahaan Bakal Nikmati Fasilitas Pembiayaan )
Menurut Onny, penurunan tersebut terutama terjadi pada kredit industri rokok khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara, KMK sektor PHR juga tumbuh negatif, sebesar -4,3%(yoy), tidak sedalam pertumbuhan bulan Juli 2020 sebesar -4,8% (yoy), terutama bersumber dari perbaikan KMK subsektor perdagangan besar barang keperluan rumah tangga di Banten dan Sulawesi Selatan.
Pertumbuhan Kredit Konsumsi (KK) pada Agustus 2020 melambat, dari 1,5% (yoy) pada bulan Juli 2020 menjadi 1,1% (yoy), disebabkan oleh perlambatan pada kredit KPR/KPA, KKB maupun kredit multiguna.
Sementara itu, KMK masih melanjutkan pertumbuhan negatifnya sebesar -1,7% (yoy) pada Agustus 2020, terutama pada sektor Industri Pengolahan dan sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (PHR).
"KMK sektor Industri Pengolahan pada Agustus 2020 tumbuh negatif sebesar -1,3% (yoy), lebih dalam dari bulan sebelumnya (-0,4%, yoy)," ungkap dia. (Baca juga: Terapkan Industri Hijau, 15 Perusahaan Bakal Nikmati Fasilitas Pembiayaan )
Menurut Onny, penurunan tersebut terutama terjadi pada kredit industri rokok khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara, KMK sektor PHR juga tumbuh negatif, sebesar -4,3%(yoy), tidak sedalam pertumbuhan bulan Juli 2020 sebesar -4,8% (yoy), terutama bersumber dari perbaikan KMK subsektor perdagangan besar barang keperluan rumah tangga di Banten dan Sulawesi Selatan.
(ind)
Lihat Juga :