Luhut Sebut Investasi dari Negara-Negara Islam Meningkat

Kamis, 01 Oktober 2020 - 22:32 WIB
loading...
Luhut Sebut Investasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sejak tahun 2010, angka penanaman modal asing dari negara-negara Islam di Tanah Air semakin meningkat.

Menurut dia, ada perubahan yang cukup signifikan setelah dulu pada tahun 2013 negara-negara Timur Tengah itu pernah berinvestasi cukup tinggi di Indonesia. ( Baca juga:Seruhhh! Setelah Airlangga Resmikan Listrik Coca-Cola, Erick Berkirim Surat Soal PLN )

"Apabila dilihat dari data BKPM pada 2019 lalu, penanaman modal asing di Tanah Air yang berasal dari negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, didominasi oleh Uni Emirat Arab (UEA)," ujar dia di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Tercatat, investasi UEA di Indonesia mencapai USD69,7 juta, mengungguli nilai investasi Arab Saudi USD5,4 juta, Yaman USD3,2 juta, Jordania USD1,4 juta, serta Suriah, dan Lebanon USD1 juta.

Menurut dia, besarnya investasi UEA ini itu tidak terlepas dari hubungan pribadi yang baik antara Presiden Joko Widodo dengan putra mahkota Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

"Maka itu kita ketahui bagaimana mereka berdua ini menjadi seperti sahabat," ungkap dia.

Dia menjelaskan, pola hubungan luar negeri sebagaimana yang dilakukan pemerintah Abu Dhabi kepada dunia internasional itu, merupakan salah satu contoh yang patut ditiru oleh Pemerintah Indonesia. Pasalnya, UEA sebagai negara Islam yang mampu berkawan dengan semua pihak di tataran global, seakan tidak ada batasan buat mereka dalam menjalin kerja sama internasional.

"Mereka itu, bermain dengan Saudi, dengan Turki, mereka juga baik dengan Amerika maupun China. Bahkan China itu punya investasi di Abu Dhabi senilai puluhan miliar dolar," tutur dia. ( Baca juga:Chrissy Teigen dan John Legend Kehilangan Anak Akibat Komplikasi Kehamilan )

Kemudian, lanjut dia, sikap Pemerintah UEA itu adalah karena saat ini mereka sudah tidak lagi tergantung pada sektor minyak saja. Hal tersebut telah menjadikan UEA sebagai sebuah negara kapitalis, karena setiap tindakan internasionalnya selalu dilakukan dengan perhitungan yang cermat.

"Kita harus melihat bahwa Abu Dhabi ini sudah menjadi teman dekat kita, dan mereka ini semacam kompas bagi kita di Timur Tengah," tandas dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Rekomendasi
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved