Ekonomi Berbasis Inovasi Terus Digaungkan di Kalangan Akademisi

Kamis, 01 Oktober 2020 - 23:03 WIB
loading...
Ekonomi Berbasis Inovasi...
Ekonomi Berbasis Inovasi terus digaungkan oleh Menristek/BRIN Republik Indonesia, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Ph.D. di kalangan akademisi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonomi Berbasis Inovasi terus digaungkan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) Republik Indonesia, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Ph.D. di kalangan akademisi. Kali ini Bambang Brodjo menyampaikan kuliah umum di Institut Teknologi Indonesia (ITI)

Kuliah Umum diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis Institut Teknologi Indonesia Ke-36, yang sekaligus mengawali rangkaian acara Dies Natalis hingga bulan November 2020. Adapun rangkaian acara Dies yang dimulai dengan Kuliah Umum, akan ditutup dengan kegiatan Seminar Nasional Technopex ITI pada minggu terakhir bulan Oktober 2020.

(Baca Juga: Ekonomi Kreatif dan Digital Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Inovasi )

Rektor Institut Teknologi Indonesia, Dr. Ir. Marzan Aziz Iskandar, IPU mengatakan, kuliah umum dengan mengusung tema ‘Ekonomi Berbasis Inovasi’ yang disampaikan oleh Bambang Brodjonegoro, (Menristek/BRIN) akan menjadi pedoman bagi ITI untuk selalu mengembangkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi.

Dalam kesempatan itu Menristek menerangkan, bahwa bahwa riset dan inovasi yang berkualitas dan melihat apa yang dibutuhkan masyarakat/market. Ditambah serta adanya dukungan industri, maka inovasi akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Swasta, sebagai pelaku usaha, termasuk UMKM, yang melakukan investasi berbasis inovasi dapat menciptakan pasar. Dengan demikian, maka konsep triple helix dapat berlangsung," paparnya

Dan bagi ITI, sebagai sebuah perguruan tinggi yang diarahkan untuk melahirkan banyak technopreneur, Bambang Brodjo mengharapkan dapat terus men-scale up produk inovasinya yang dibutuhkan masyarakat dan berpotensi dikomersialisasi oleh pelaku usaha.

Institut Teknologi Indonesia (ITI) yang didirikan untuk menghasilkan SDM Unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), telah fokus pada pengembangan riset yang berkelanjutan, melalui pengembangan inovasi sejak tahun 2014.

(Baca Juga: Pandemi Bongkar Kelemahan Infrastruktur Ekonomi 4.0 )

Untuk memajukan produk riset dan inovasi teknologi yang dihasilkan, ITI melakukan program inkubasi melalui berbagai bentuk kegiatan seperti transfer teknologi, sertifikasi produk, konsultasi bisnis di bidang manajemen dan pengembangan bisnis, perijinan bisnis, serta pemodalan dan akses jaringan pasar.

Melalui program pendampingan yang terstruktur dan profesional, diharapkan ITI dapat menghasilkan SDM technopreneur di bidang Iptek, yang memiliki nilai ekonomi dan berdaya saing tinggi, sehingga mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional dan internasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Berita Terkini
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved