Menteri Teten Bongkar Ada 50% UMKM Sudah Gulung Tikar
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 16:15 WIB
loading...
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki menyebutkan sekitar 50% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menutup usahanya akibat terdampak pademi Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki menyebutkan sekitar 50% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menutup usahanya akibat terdampak pademi Covid-19. Sementara 88% usaha mikro tidak lagi memiliki tabungan. Hal ini seiring hasil survei dilakukan ADB .
"Akibatnya apa? Akibatnya kemudian karena omset turun, pendapatan turun sehingga kemudian mereka mengalami kesulitan untuk membayar bunga dan cicilannya," kata Teten dalam video virtual, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Kehadiran UU Cipta Kerja Mempermudah Kerjaan Menteri Teten )
Lantaran itu, pemerintah telah membuat program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya untuk mengatasi problem pembiayaan kepada UMKM. Salah satunya meluncurkan program restrukturisasi pinjaman selama 6 bulan.
"Salah satunya mana subsidi bunganya pemerintah yang nanggung 6 persen untuk usaha kecil mikro. Sedangkan yang menengah diberikan mencapai 3 dan 2%," katanya.
"Akibatnya apa? Akibatnya kemudian karena omset turun, pendapatan turun sehingga kemudian mereka mengalami kesulitan untuk membayar bunga dan cicilannya," kata Teten dalam video virtual, Jumat (9/10/2020).
(Baca Juga: Kehadiran UU Cipta Kerja Mempermudah Kerjaan Menteri Teten )
Lantaran itu, pemerintah telah membuat program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya untuk mengatasi problem pembiayaan kepada UMKM. Salah satunya meluncurkan program restrukturisasi pinjaman selama 6 bulan.
"Salah satunya mana subsidi bunganya pemerintah yang nanggung 6 persen untuk usaha kecil mikro. Sedangkan yang menengah diberikan mencapai 3 dan 2%," katanya.
Lihat Juga :