Awas Tergoda Janji Manis Online Shop Palsu
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Merasa memiliki nasib sama, Adiezty pun mencoba memberikan efek jera kepada pemilik akun online shop yang menipu dirinya dengan melaporkannya kepada pihak terkait. "Saya coba kumpulkan korbannya buat laporan penipuan kepada pihak berwenang. Tetapi dari kepolisian belum ada juntrungannya. Enggak tahu juga gimana kejelasannya sampai hari ini," jelasnya.
Menurut dia, akun IG online shop tersebut pun berubah-ubah. Sampai saat ini, akun tersebut masih aktif menawarkan produk-produk dengan harga murah dan janji-janji manis kepada pembelinya agar tertarik untuk terus melanjutkan transaksi pembelian di toko ini. "Sampai sekarang akunnya masih aktif, tetapi nama tokonya sudah diganti," tuturnya. (Baca juga: Belajar Harus tetap Menyenangkan)
Karena trauma akan pengalaman berbelanja melalui online shop yang tidak bertanggung jawab, Adiezty pun memilih untuk berbelanja secara langsung atau kalaupun harus berbelanja online bisa menggunakan platform digital yang sudah dipercaya dan memiliki keamanan pengguna yang baik.
"Untuk belanja kebutuhan sehari-hari saya memilih menggunakan aplikasi digital, apalagi dalam masa pandemi. Suka banget pakai aplikasi Go-Mart dari Go-jek,tidak hanya menghemat waktu, kita bisa bebas pilih supermarket yang dekat dengan lokasi rumah," katanya.
Pengalaman berbelanja yang menyenangkan membuat Adiezty tidak perlu khawatir mendapatkan barang pesanan yang tidak sesuai keinginan. Dia pun sering memiliki pengalaman unik, yaitu mendapatkan promosi dari aplikasi digital tersebut.
"Seneng banget pakai aplikasi ini karena kalau kita melakukan pembayaran dengan Go-pay bisa mendapatkan potongan delivery fee. Kalau pakai aplikasi ini aman banget," katanya. (Baca juga: Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar)
Pengalaman berbelanja yang kurang menyenangkan ternyata juga pernah dirasakan Duma Riris pada 2019. Kali ini ia tergoda untuk membeli salah satu tas bermerek yang ditawarkan sebuah online shop di IG. Akun tersebut berhasil meyakinkan Duma karena terdapat beberapa testimoni dari pembeli dan menampilkan foto gambar asli dari tas yang dibelinya.
"Setelah melihat-lihat barangnya dan beberapa testimoni yang dipajang, timbul rasa ketertarikan untuk membeli dan tidak ada rasa bahwa akun ini fiktif. Lalu saya transaksi layaknya berbelanja online seperti biasa. Tetapi, pas barangnya dikirim kok tidak sampai ke alamat saya," ungkap istri penyanyi Judika ini.
Menurut dia, akun IG online shop tersebut pun berubah-ubah. Sampai saat ini, akun tersebut masih aktif menawarkan produk-produk dengan harga murah dan janji-janji manis kepada pembelinya agar tertarik untuk terus melanjutkan transaksi pembelian di toko ini. "Sampai sekarang akunnya masih aktif, tetapi nama tokonya sudah diganti," tuturnya. (Baca juga: Belajar Harus tetap Menyenangkan)
Karena trauma akan pengalaman berbelanja melalui online shop yang tidak bertanggung jawab, Adiezty pun memilih untuk berbelanja secara langsung atau kalaupun harus berbelanja online bisa menggunakan platform digital yang sudah dipercaya dan memiliki keamanan pengguna yang baik.
"Untuk belanja kebutuhan sehari-hari saya memilih menggunakan aplikasi digital, apalagi dalam masa pandemi. Suka banget pakai aplikasi Go-Mart dari Go-jek,tidak hanya menghemat waktu, kita bisa bebas pilih supermarket yang dekat dengan lokasi rumah," katanya.
Pengalaman berbelanja yang menyenangkan membuat Adiezty tidak perlu khawatir mendapatkan barang pesanan yang tidak sesuai keinginan. Dia pun sering memiliki pengalaman unik, yaitu mendapatkan promosi dari aplikasi digital tersebut.
"Seneng banget pakai aplikasi ini karena kalau kita melakukan pembayaran dengan Go-pay bisa mendapatkan potongan delivery fee. Kalau pakai aplikasi ini aman banget," katanya. (Baca juga: Erdogan Konfirmasi Telah Kerahkan Tentara Turki ke Qatar)
Pengalaman berbelanja yang kurang menyenangkan ternyata juga pernah dirasakan Duma Riris pada 2019. Kali ini ia tergoda untuk membeli salah satu tas bermerek yang ditawarkan sebuah online shop di IG. Akun tersebut berhasil meyakinkan Duma karena terdapat beberapa testimoni dari pembeli dan menampilkan foto gambar asli dari tas yang dibelinya.
"Setelah melihat-lihat barangnya dan beberapa testimoni yang dipajang, timbul rasa ketertarikan untuk membeli dan tidak ada rasa bahwa akun ini fiktif. Lalu saya transaksi layaknya berbelanja online seperti biasa. Tetapi, pas barangnya dikirim kok tidak sampai ke alamat saya," ungkap istri penyanyi Judika ini.
Lihat Juga :