Siasat Pelaku Bisnis Sektor Perikanan Bertahan di Saat Pandemi

Selasa, 13 Oktober 2020 - 17:45 WIB
loading...
A A A
Nizam menerangkan biasanya membeli rajungan dari nelayan. Namun, ia dan timnya harus memilah lagi karena biasanya banyak rajungan yang tidak lolos uji kualitas untuk masuk ke Amerika Serikat.

Untuk menghindari kerugian, perusahaannya biasa menjual rajungan kelas dua (second grade crab) ke pasar dalam negeri. “Namanya rajungan legit. Hasilnya juga lumayan, tetapi tujuannya agar limbahnya tidak terlalu banyak terbuang,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, menjadi entrepreneur itu harus siap untuk rugi. Banyak orang latah terjun ke bisnis ini karena melihat produk yang bagus. Padahal, dibutuhkan kedisiplinan tinggi agar tidak tergerus pesaing.

“Di bisnis ini, competitor kita bukan hanya dari Indonesia. Akan tetapi, dari negara lain yang memiliki standar tinggi,” pungkasnya.

Sementara itu, Sudiarso, pelaku usaha sektor perikanan juga, mengungkapkan bahwa sebanyak 60% sumber daya ikan berada di wilayah Indonesia timur. Masalahnya, unit pengelolaan ikan (UPI) banyak di wilayah Indonesia barat, khususnya di Pulai Jawa.

Menurutnya, kondisi itu menjadi tantangan dalam bisnis sektor kelautan dan perikanan. Beberapa masalah yang dihadapi dunia usaha adalah biaya logistik yang tidak efisien, penurunan kualitas produk, dan minimnya sarana dan prasarana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Lobster Laut Punya Peran...
Lobster Laut Punya Peran Signifikan dalam Perekonomian
Pandemi Segera Berakhir...
Pandemi Segera Berakhir tapi Jangan Lengah! Sri Mulyani Ingatkan Risiko Ketidakpastian Global
Pembiayaan Multifinance...
Pembiayaan Multifinance Alat Berat Semakin Menjanjikan
Penghargaan Penanganan...
Penghargaan Penanganan Covid-19: Pemerintah Apresiasi Kerja Sama Seluruh Komponen Bangsa
Bukan Covid dan Perang,...
Bukan Covid dan Perang, Jokowi Ungkap Ada Ancaman yang Lebih Ngeri
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved