Tak Disangka, RI Peringkat 2 Emerging Startup Ecosystem Dunia

Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:46 WIB
loading...
Tak Disangka, RI Peringkat...
Global Startup Ecosystem Report 2020 menempatkan Indonesia di peringkat 2 dalam Top 100 emerging startup ecosystem. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Berdasarkan Global Startup Ecosystem Report 2020, Indonesia menempati peringkat 2 dalam Top 100 emerging startup ecosystem. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, hal itu membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat bagus dalam ekonomi digital .

Ekosistem startup Indonesia, menurut dia, sudah sangat terbantu oleh peran swasta, akademi, dan juga pemerintah. "Ini menunjukkan bahwa kita sudah menjadi negara yang dilirik investor untuk berinvestasi, khususnya di startup-startup Indonesia," ujar Agus secara virtual dalam Seminar Nasional STARTUP4INDUSTRY.ID di Jakarta, Rabu (14/10/2020).

(Baca Juga: Luncurkan Startup4industry, Cara Menperin Menekan Dampak Pandemi Lewat Teknologi)

Hal tersebut, lanjut dia, juga menunjukkan bahwa Indonesia menjadi pasar yang potensial untuk teknologi digital. "Sejak Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk transformasi industri dengan teknologi, kami telah melakukan upaya implementasi dengan membangun pusat inovasi dan pengembangan SDM 4.0," kata Agus.

Pusat inovasi dan pengembangan SDM ini rencananya akan dibangun di wilayah Permata Hijau, Jakarta. Tempat ini akan membantu pengembangan startup di industri 4.0. "Ada lima pilar layanan, yaitu showcase center, capability center, 4.0 ecosystem industry, delivery center, dan innovation center," ucap Agus.

Selain itu, Kemenperin terus melakukan pilot project implementasi industri 4.0, termasuk program STARTUP4INDUSTRY yang diluncurkan hari ini. "Revolusi memerlukan peran serta startup sebagai implementator dan problem solver untuk mewujudkan Indonesia 4.0. Ini salah satu tujuan program hari ini, sebagai problem solver," paparnya.

(Baca Juga: Kerek Pertumbuhan Ekonomi, Perry Warjiyo Gantungkan Nasib ke Ekosistem Digital) Agus mengatakan, melalui ekosistem solusi teknologi yang dibentuk program ini, terbentuknya industri 4.0 bisa terwujud. Dia juga percaya bahwa startup bisa menciptakan sistem logistik nasional berbasis digital, menjembatani sisi penawaran dan permintaan sebagaimana fungsinya.

Program STARTUP4INDUSTRY ini diharapkan bisa menjembatani kebutuhan industri dan masyarakat, dimana startup berperan sebagai technology provider. "Ini akan menciptakan multiplier effect yang positif, yang pada gilirannya akan memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat," pungkas Agus.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
ICEx Resmi Integrasikan...
ICEx Resmi Integrasikan OSL Indonesia ke Ekosistem Digital
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved