Konsensus Global Pajak Digital Tertunda, Ini Respons Sri Mulyani

Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:54 WIB
loading...
Konsensus Global Pajak...
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani terus berupaya meningkatkan penerimaan pajak di dalam negeri. Salah satunya dengan cara mendorong tercapainya konsensus global pajak digital yang tertunda hingga pertengahan tahun 2021.

Pihaknya memastikan tercapainya konsensus global pajak digital akan menghasilkan sistem terintegrasi yang efisien, sederhana, adil, dan transparan untuk meminimalkan distorsi, sebagai akibat dari pemanfaatan kesenjangan antara transformasi teknologi dan regulasi perpajakan.

Hal ini penting tidak hanya karena fakta bahwa konsensus akan diperlukan dalam profiling perpajakan yang adil tetapi sangat penting untuk memulihkan ekonomi dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19."Terutama terkait kesinambungan fiskal yang masih dalam kondisi sulit, sehingga kita perlu memungut lebih banyak pajak tanpa membahayakan pemulihan ekonomi," jelas Menkeu di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Setoran Pajak Digital Baru Rp97 Miliar dari 6 Perusahaan, 30 Lagi Kemana?

Menurut dia Indonesia terus mendukung kerjasama perpajakan internasional, termasuk transparansi perpajakan dengan keluarnya informasi yang dapat disampaikan dan peningkatan kapasitas di bidang perpajakan serta kepastian perpajakan dalam penyelesaian sengketa. Pihaknya ingin mengundang komunitas yang lebih luas untuk mendapatkan manfaat yang sama.

"Saya mengundang Anda semua untuk bekerja sama karena kami setuju bahwa tantangan perpajakan ekonomi digital membutuhkan upaya global kolektif," kata dia.

Sebab itu, pemerintah terus mendukung komitmen kerjasama global untuk dalam upaya mendorong regulasi yang efektif dan memperkuat pengawasan lintas yuridiksi terkait titik stabil global pada stabilitas keuangan. "Kami mendukung untuk terus memantau perkembangan yang stabil dengan inovasi kreatif dan mengembangkan stabilitas keuangan," katanya.

Baca Juga: Terungkap! Warga China Ternyata Doyan Banget Makan Buah Pisang dari RI

Di sisi lain, pihaknya juga menyambut baik rencana aksi inklusi keuangan G20 Tahun 2020 sebagaimana diketahui pandemi Covid-19 membuat kesulitan bagi pelaku UKM. Pemerintah terus mendorong penggunaan teknologi inovatif yang bertanggung jawab untuk menjangkau kelompok yang sulit mengakses finansial akan menjadi sangat penting termasuk dalam proses pemulihan ekonomi.

"Kami juga mendapatkan pengetahuan mengenai dampak pandemi di sektor keuangan yang perlu dipelajari lebih lanjut. Saya mengusulkan untuk kolaborasi lebih lanjut dan memberikan rekomendasi yang diperlukan tentang tindakan yang dapat dilakukan oleh yang menangani dampak pandemi pada sektor keuangan," tutup Menkeu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Penjarahan Rumah Sri...
Penjarahan Rumah Sri Mulyani hingga Sahroni, Polisi Tangkap 52 Tersangka
Rekomendasi
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved