Sofyan Djalil dan Sri Mulyani Bakal Bikin Bank yang Paling Perkasa di Tanah Air
Jum'at, 16 Oktober 2020 - 18:13 WIB
loading...
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil buka-bukaan terkait rencana pembentukan bank tanah yang tertuang dalam UU Cipta Kerja . Menurut Sofyan, pelaksanaan pembentukan lembaga Bank Tanah akan diatur dalam peraturan pemerintah sebagai beleid turunan dari UU Cipta Kerja.
Selain itu lanjut Sofyan, Bank Tanah akan dibentuk di bawah tiga kementerian sekaligus. Selain Kementerian ATR, nantinya akan ada dua kementerian lainnya yang bakal ditentukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai penanggung jawab. ( Baca juga: Simak! UU Cipta Kerja Tidak Merampas Tanah Rakyat )
Hanya saja, Sofyan tidak menyebutkan dua Kementerian mana saja yang akan masuk. Namun dirinya memberikan bocoran jika Kementerian Keuangan kemungkinan besar akan dimasukan karena menyangkut aset negara.
“Organisasi Bank Tanah akan menjadi organisasi yang powerful, terdiri atas tiga orang. Selain Menteri ATR, Pak Jokowi akan menunjuk seseorang sebagai komite, apakah mungkin Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, atau PUPR,” ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Jumat (16/10/2020).
Sofyan memperkirakan, secara legal, Bank Tanah akan mulai berdiri pada 2021. Sebagai pengelola, pemerintah bakal memberikan kesempatan kepada pihak profesional untuk menempati posisi eksekutif dalam manajemen Bank Tanah yang perekrutannya dilakukan secara terbuka.
Selain itu lanjut Sofyan, Bank Tanah akan dibentuk di bawah tiga kementerian sekaligus. Selain Kementerian ATR, nantinya akan ada dua kementerian lainnya yang bakal ditentukan oleh Presiden Joko Widodo sebagai penanggung jawab. ( Baca juga: Simak! UU Cipta Kerja Tidak Merampas Tanah Rakyat )
Hanya saja, Sofyan tidak menyebutkan dua Kementerian mana saja yang akan masuk. Namun dirinya memberikan bocoran jika Kementerian Keuangan kemungkinan besar akan dimasukan karena menyangkut aset negara.
“Organisasi Bank Tanah akan menjadi organisasi yang powerful, terdiri atas tiga orang. Selain Menteri ATR, Pak Jokowi akan menunjuk seseorang sebagai komite, apakah mungkin Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, atau PUPR,” ujarnya dalam acara konferensi pers virtual, Jumat (16/10/2020).
Sofyan memperkirakan, secara legal, Bank Tanah akan mulai berdiri pada 2021. Sebagai pengelola, pemerintah bakal memberikan kesempatan kepada pihak profesional untuk menempati posisi eksekutif dalam manajemen Bank Tanah yang perekrutannya dilakukan secara terbuka.
Lihat Juga :