Menlu Retno: Nilai Perdagangan dengan Swiss Meningkat di Saat Pandemi
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kelima, Indonesia mengharapkan kiranya ratifikasi Perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA) dapat segera diselesaikan oleh Swiss. Bagi pengusaha Swiss, Indonesia tetap merupakan negara yang atraktif dan menjadi tujuan bisnis mereka di Asia," jelas Retno.
Menurut Retno, Swiss merupakan salah satu mitra penting investasi Indonesia karena menduduki peringkat ke-4 investor asing terbesar dari Eropa di Indonesia. Berdasarkan data BKPM, investasi Swiss di Indonesia secara kumulatif dari tahun 2015-2019 tercatat sebesar US$ 1,42 miliar dalam 1.097 proyek. Perdagangan kedua negara juga menunjukkan trend positif. ( Baca juga:Prof Rochmat Wahab, Akademisi NU yang Menjadi Salah Satu Tokoh Sentral KAMI )
"Di saat pandemi, tahun ini hingga Juli 2020 misalnya, nilai perdagangan kedua negara mencapai US$2,1 milyar. Angka ini bahkan telah melewati nilai perdagangan tahun 2019 (US$ 900 juta)," pungkas Retno.
Dalam pertemuan bilateral itu, hadir pula beberapa perwakilan private sectors, antara lain Stadler Rail, Roche dan Merck Sharp & Dohme. Pak Menteri BUMN dan pak Wamen BUMN juga secara terpisah melakukan pertemuan dengan mereka.
Menurut Retno, Swiss merupakan salah satu mitra penting investasi Indonesia karena menduduki peringkat ke-4 investor asing terbesar dari Eropa di Indonesia. Berdasarkan data BKPM, investasi Swiss di Indonesia secara kumulatif dari tahun 2015-2019 tercatat sebesar US$ 1,42 miliar dalam 1.097 proyek. Perdagangan kedua negara juga menunjukkan trend positif. ( Baca juga:Prof Rochmat Wahab, Akademisi NU yang Menjadi Salah Satu Tokoh Sentral KAMI )
"Di saat pandemi, tahun ini hingga Juli 2020 misalnya, nilai perdagangan kedua negara mencapai US$2,1 milyar. Angka ini bahkan telah melewati nilai perdagangan tahun 2019 (US$ 900 juta)," pungkas Retno.
Dalam pertemuan bilateral itu, hadir pula beberapa perwakilan private sectors, antara lain Stadler Rail, Roche dan Merck Sharp & Dohme. Pak Menteri BUMN dan pak Wamen BUMN juga secara terpisah melakukan pertemuan dengan mereka.
(uka)
Lihat Juga :