Tekanan Ekonomi Global Mulai Reda, Sri Mulyani: Risiko Tetap Sama
Senin, 19 Oktober 2020 - 12:39 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut terang Menkeu, proyeksi dari IMF, OECD, dan World Bank mengungkapkan, perekonomian dunia tahun depan diperkirakan tumbuh di kisaran 4,2-5,2%. "IMF memproyeksi ekonomi global tumbuh 5,2%, OECD 5%, dan World Bank 4,2%,” ucapnya.
(Baca Juga: Resesi Massal, Sri Mulyani Beberkan Negara Mana Saja yang Alami Pukulan Berat )
Menurutnya, perekonomian tahun depan lebih banyak dipengaruhi oleh kehadiran dan penyediaan vaksin di sejumlah negara. "Meski banyak pandangan soal vaksin ini, tapi outlook-nya sudah ada penyediaan vaksin," tuturnya.
Dia menambahkan , meski ada kecemasan terjadinya gelombang kedua, namun IMF dan OECD memperkirakan ekonomi global tahun ini lebih baik karena pemulihan ekonomi terjadi lebih cepat dari perkiraan. Dibutuhkan kerjasama antarnegara yang menjadi kunci dalam bidang percepatan pemulihan.
“Outlook pertumbuhan di beberapa negara berkembang sedikit mengalami penurunan di tengah Covid-19. Hal yang dapat mempengaruhi perkiraan ke depan adalah eskalasi Covid-19 dan ketersediaan vaksin,” tutupnya.
(Baca Juga: Resesi Massal, Sri Mulyani Beberkan Negara Mana Saja yang Alami Pukulan Berat )
Menurutnya, perekonomian tahun depan lebih banyak dipengaruhi oleh kehadiran dan penyediaan vaksin di sejumlah negara. "Meski banyak pandangan soal vaksin ini, tapi outlook-nya sudah ada penyediaan vaksin," tuturnya.
Dia menambahkan , meski ada kecemasan terjadinya gelombang kedua, namun IMF dan OECD memperkirakan ekonomi global tahun ini lebih baik karena pemulihan ekonomi terjadi lebih cepat dari perkiraan. Dibutuhkan kerjasama antarnegara yang menjadi kunci dalam bidang percepatan pemulihan.
“Outlook pertumbuhan di beberapa negara berkembang sedikit mengalami penurunan di tengah Covid-19. Hal yang dapat mempengaruhi perkiraan ke depan adalah eskalasi Covid-19 dan ketersediaan vaksin,” tutupnya.
(akr)
Lihat Juga :