Hasil Penelitian: Cukai Naik dan Harga Jual Tidak Efektif Turunkan Perokok Anak
Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Adanya keluarga merokok yang tinggal serumah berpeluang 3 kali menyebabkan usia dini mengkonsumsi rokok. Pendidikan ayah yang rendah berpeluang 1,4 kali lebih besar untuk usia dini mengkonsumsi rokok. Selanjutnya, adanya lingkungan sosial sekitar rumah yang merokok berpeluang 1,3 kali lebih besar untuk usia dini mengkonsumsi rokok.
Berdasarkan temuan penelitiannya, tim peneliti PPKE Universitas Brawijaya memberikan rekomendasi dan usulan kepada pemerintah, untuk lebih mengoptimalisasi program pendidikan melalui wajib belajar untuk memberikan pemahaman terhadap dampak negatif perilaku merokok di usia dini dan perilaku merokok pada ibu hamil.
“Pengadaan program sosialisasi di sekolah maupun kegiatan di tingkat desa bagi orang tua (melalui PKK dan Posyandu) tentang penanggulangan merokok di usia dini dan pencegahan terjadinya stunting. Perlu penegasan aturan tentang pemasaran terbatas bagi produk IHT,” papar Joko Budi Santoso.
Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian dan kajiannya, lanjut Imanina, pihak PPKE Universitas Brawijaya menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting, sedangkan metode kualitatif digunakan dalam analisis perilaku merokok pada ibu hamil.
Penelitian perilaku merokok pada usia dini dilakukan di beberapa wilayah yakni di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten. Berbagai provinsi tersebut dipilih sebagai lokasi penelitian karena masing-masing dari wilayah itu telah mewakili daerah penghasil tembakau dan daerah non-penghasil tembakau untuk melihat faktor dominan penyebab usia dini merokok.
“Total responden dalam penelitian perilaku merokok pada usia dini adalah 900 orang yang terdiri atas 450 perokok dan 450 non-perokok dengan ketentuan rentang usia 10-18 tahun. Total jumlah responden tersebut dipilih berdasarkan perhitungan rumus slovin. Penelitian berlangsung selama dua bulan sejak bulan Maret sampai April 2020,” papar Imanina
Teknik analisis data yang digunakan untuk mengkaji perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting, adalah fuzzy c-means dan regresi logistik. Fuzzy C-Means (FCM) adalah teknik pengelompokan data dengan melihat keberadaan setiap titik data dalam suatu kelompok yang ditentukan oleh derajat keanggotaannya. Metode Fuzzy C-Means dalam penelitian ini digunakan untuk memprediksi kecenderungan perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting berdasarkan faktor-faktor yang telah ditentukan.
“Regresi logistik adalah salah satu jenis regresi yang menghubungkan antara satu atau beberapa variabel independen dengan variabel dependen berupa kategori. Analisis regresi logistik dalam penelitian ini digunakan untuk menghitung peluang dan faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan software SPSS. Uji bivariat dengan Chi Square (tingkat kemaknaan 5%), dan multivariat dengan uji Regresi Logistik Ganda. Program computer yang digunakan menggunakan SPSS,” papar Imanina
Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) berdiri sejak 28 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. PPKE merupakan wadah bagi para akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya untuk memberikan solusi dalam mengelola pemerintahan (khususnya daerah). Berjalannya Otonomi Daerah dan munculnya berbagai dinamika pemerintah daerah dari sisi ekonomi dan bisnis menjadi dasar didirikannya PPKE.
Lembaga ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para akademisi untuk berkontribusi memberikan perubahan mendasar dalam mengelola pemerintahan (khususnya daerah) serta membantu kepentingan masyarakat melalui penelitian, workshop, seminar atau kegiatan lain yang bermanfaat.
Berdasarkan temuan penelitiannya, tim peneliti PPKE Universitas Brawijaya memberikan rekomendasi dan usulan kepada pemerintah, untuk lebih mengoptimalisasi program pendidikan melalui wajib belajar untuk memberikan pemahaman terhadap dampak negatif perilaku merokok di usia dini dan perilaku merokok pada ibu hamil.
“Pengadaan program sosialisasi di sekolah maupun kegiatan di tingkat desa bagi orang tua (melalui PKK dan Posyandu) tentang penanggulangan merokok di usia dini dan pencegahan terjadinya stunting. Perlu penegasan aturan tentang pemasaran terbatas bagi produk IHT,” papar Joko Budi Santoso.
Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian dan kajiannya, lanjut Imanina, pihak PPKE Universitas Brawijaya menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting, sedangkan metode kualitatif digunakan dalam analisis perilaku merokok pada ibu hamil.
Penelitian perilaku merokok pada usia dini dilakukan di beberapa wilayah yakni di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Banten. Berbagai provinsi tersebut dipilih sebagai lokasi penelitian karena masing-masing dari wilayah itu telah mewakili daerah penghasil tembakau dan daerah non-penghasil tembakau untuk melihat faktor dominan penyebab usia dini merokok.
“Total responden dalam penelitian perilaku merokok pada usia dini adalah 900 orang yang terdiri atas 450 perokok dan 450 non-perokok dengan ketentuan rentang usia 10-18 tahun. Total jumlah responden tersebut dipilih berdasarkan perhitungan rumus slovin. Penelitian berlangsung selama dua bulan sejak bulan Maret sampai April 2020,” papar Imanina
Teknik analisis data yang digunakan untuk mengkaji perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting, adalah fuzzy c-means dan regresi logistik. Fuzzy C-Means (FCM) adalah teknik pengelompokan data dengan melihat keberadaan setiap titik data dalam suatu kelompok yang ditentukan oleh derajat keanggotaannya. Metode Fuzzy C-Means dalam penelitian ini digunakan untuk memprediksi kecenderungan perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting berdasarkan faktor-faktor yang telah ditentukan.
“Regresi logistik adalah salah satu jenis regresi yang menghubungkan antara satu atau beberapa variabel independen dengan variabel dependen berupa kategori. Analisis regresi logistik dalam penelitian ini digunakan untuk menghitung peluang dan faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada usia dini dan prevalensi stunting. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan software SPSS. Uji bivariat dengan Chi Square (tingkat kemaknaan 5%), dan multivariat dengan uji Regresi Logistik Ganda. Program computer yang digunakan menggunakan SPSS,” papar Imanina
Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) berdiri sejak 28 Agustus 2000 berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. PPKE merupakan wadah bagi para akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya untuk memberikan solusi dalam mengelola pemerintahan (khususnya daerah). Berjalannya Otonomi Daerah dan munculnya berbagai dinamika pemerintah daerah dari sisi ekonomi dan bisnis menjadi dasar didirikannya PPKE.
Lembaga ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para akademisi untuk berkontribusi memberikan perubahan mendasar dalam mengelola pemerintahan (khususnya daerah) serta membantu kepentingan masyarakat melalui penelitian, workshop, seminar atau kegiatan lain yang bermanfaat.
(akr)
Lihat Juga :