Program Biodiesel Dukung Ketahanan Energi Nasional
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:27 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, penggunaan biodiesel di Indonesia sudah berjalan sejak tahun 2006. Sementara di dunia, penggunaan biofuel juga terus meningkat dalam 10 tahun terakhir terutama di Asia Pasifik. "Indonesia memang mendorong penggunaan biofuel di Asia Pasifik. Di negara lain seperti Amerika juga meningkat," tuturnya.
Paulus menuturkan, penggunaan biodiesel juga tidak lepas dari tuntutan penurunan emisi gas rumah sesuai kesepakatan dalam Protokol Kyoto. Bahkan Indonesia mempunyai target pemenuhan bauran Energi baru terbarukan (EBT) pada bauran energi nasional sebesar 23% di tahun 2025 dan 31% pada 2050.
(Baca juga: Berat, Target Pemenuhan Bauran EBT Sebesar 23% di 2025 )
Pada tahun 2019, biodiesel Indonesia telah mengurangi emisi dari minyak solar sebesar 15% atau setara dengan 17,5 juta ton CO2 equivalent. Sementara produksi biodiesel untuk domestik pada tahun 2019 sebesar 6,39 juta KL.
"Jadi produksi sawit ini mempunyai potensi besar dalam mewujudkan ketahanan energi. Di sisi lain, penggunaan biodiesel juga menghemat devisa sekitar Rp50 triliun pada tahun 2019," tuturnya.
Paulus menuturkan, penggunaan biodiesel juga tidak lepas dari tuntutan penurunan emisi gas rumah sesuai kesepakatan dalam Protokol Kyoto. Bahkan Indonesia mempunyai target pemenuhan bauran Energi baru terbarukan (EBT) pada bauran energi nasional sebesar 23% di tahun 2025 dan 31% pada 2050.
(Baca juga: Berat, Target Pemenuhan Bauran EBT Sebesar 23% di 2025 )
Pada tahun 2019, biodiesel Indonesia telah mengurangi emisi dari minyak solar sebesar 15% atau setara dengan 17,5 juta ton CO2 equivalent. Sementara produksi biodiesel untuk domestik pada tahun 2019 sebesar 6,39 juta KL.
"Jadi produksi sawit ini mempunyai potensi besar dalam mewujudkan ketahanan energi. Di sisi lain, penggunaan biodiesel juga menghemat devisa sekitar Rp50 triliun pada tahun 2019," tuturnya.
(ind)
Lihat Juga :