Realisasi Anggaran BLT Gaji Sudah Terserap Rp14,6 Triliun

loading...
Realisasi Anggaran BLT Gaji Sudah Terserap Rp14,6 Triliun
Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) termin I. Terhitung data per 23 Oktober 2020, anggaran yang sudah terserap sebesar Rp14.631.512.400.000.

Dikutip dari Instagram Kemnaker, Selasa (27/10/2020), tahap I tersalurkan Rp2.982.824.400.000 (99,43%); tahap II sebanyak Rp3.577.838.200.000 (99,38%); tahap III Rp4.171.344.000.000 (99,32%); tahap IV sebesar Rp3.176.545.200.000 (95,04%); dan tahap V sebanyak Rp722.961.600.000 (97,39%).

(Baca juga: Jadi Pentolan ASEAN, Kemnaker Singgung Soal Kebijakan Subsidi Upah)

Dalam akun tersebut tak dijelaskan jumlah pekerja yang telah menerima BLT gaji. Diketahui, pemberian BLT itu diberikan kepada pekerja yang menerima upah per bulan di bawah Rp5 juta.



Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan total anggaran program mencapai Rp37,7 triliun dan ditargetkan dibagikan kepada 15,7 juta pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, hingga batas akhir penyerahan data penerima, data yang dikumpulkan dan diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hanya mencapai 12,4 juta pekerja.

(Baca juga: Dompet Tipis, tapi Libur Panjang Masih Bisa Punya Ponsel Baru Dibawah Rp2 Juta, Ini Pilihannya!)



"Sisa anggaran akan diserahkan kembali ke Bendahara Negara. Rencananya, akan disalurkan untuk subsidi gaji/upah bagi guru honorer dan tenaga pendidik, baik di lingkup Kemendikbud maupun Kemenag," kata Ida, beberapa waktu lalu.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top