DPK Tumbuh Pesat, Aset BNI Ikut Melesat

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:01 WIB
loading...
DPK Tumbuh Pesat, Aset...
Bank BNI berkomitmen untuk terus mengoptimalisasi aset. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia Tbk. (Persero) berkomitmen untuk terus mengoptimalisasi aset dengan tetap menjalankan fungsi intermediasi melalui pertumbuhan yang selektif dan terukur di tengah ketidakpastian ekonomi. Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies melaporkan per akhir September 2020 total aset BNI tumbuh 12,5% secara year on year (yoy).

"Capaian itu terutama dikontribusikan oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), yang tumbuh sebesar 21,4% year on year dari Rp580,9 triliun pada kuartal III 2019 menjadi Rp705,1 triliun pada kuartal III 2020," kata Corina di Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Open Banking, Kerek Transaksi Digital Mobile BNI hingga 48,1%

Menurut dia upaya menghimpun DPK dilakukan pihaknya dengan menjadikan dana murah (CASA) sebagai prioritas utama yang dimaksudkan untuk dapat terus menekan cost of fund. Saat ini, lanjut Corina, CASA BNI berada pada level 65,4% dengan cost of fund 2,86% atau membaik 30 bps dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 3,24%.

Adapun, DPK tersebut telah menopang penyaluran kredit BNI yang tumbuh 4,2% yoy, dari Rp558,7 triliun pada kuartal III 2019 menjadi Rp582,4 triliun pada kuartal III-2020. Namun dalam hal ini, Corina mengakui bahwa pihak manajemen lebih berfokus pada perbaikan kualitas aset. Salah satunya yakni dengan cara melakukan assessment secara komprehensif dan intens, untuk memantau debitur-debitur. "Mengingat bahwa kondisi ekonomi sedang menantang di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini," tandasnya. Baca Juga: Kuartal III 2020, Bank BNI Cetak Laba Bersih Rp4,32 Triliun
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
TBS Energi Catat Pendapatan...
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Tumbuh 20,5% di Kuartal I 2026
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan...
Tumbuh 19%, CDIA Bukukan Pendapatan USD41,2 Juta di Kuartal I-2026
Atlet Muda Indonesia...
Atlet Muda Indonesia Panen Gelar di Ajang Internasional Australia Open 2025
Rekening Anda Termasuk?...
Rekening Anda Termasuk? Pemerintah Blokir Massal 23.929 Rekening Bank, Ini Ciri-cirinya!
Tingkatkan Potensi Wisata,...
Tingkatkan Potensi Wisata, Pantai Tiris Ditanami 79 Ribu Pohon Cemara
Rekomendasi
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Infografis
Gempa Dahsyat Tibet,...
Gempa Dahsyat Tibet, 3 Negara Tetangga Ikut Terguncang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved