Bangun Food Estate di Sumut, Jokowi: Fokus Tanam Kentang & Bawang

Selasa, 27 Oktober 2020 - 12:54 WIB
loading...
Bangun Food Estate di...
Presiden RI Joko Widodo. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya hari ini ke Sumatera Utara (Sumut) meninjau lokasi lumbung pangan atau food estate baru tepatnya di Desa Ria-Ria, Kabupaten Humbang Hasundutan. Dia mengatakan bahwa terdapat dua provinsi yang akan dikembangkan sebagai lumbung pangan yakni Sumut dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Siang hari ini kita berada di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Humbang Hasundutan. Di sini sesuai dengan rencana, ini akan dikerjakan food estate. Kita memiliki dua yang akan kita pakai untuk memulai program lumbung pangan atau food estate . Yang pertama di Provinsi Sumatera Utara dan yang kedua di Provinsi Kalimantan Tengah," kata Jokowi di lokasi lumbung pangan di Kabupaten Humbang Hasundutan, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Jokowi Yakin Model Bisnis Food Estate Bisa Dongkrak Pendapatan Petani

Seperti diketahui lokasi lumbung pangan di Kalteng berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisang. Sementara di Provinsi Sumut ditunjuk empat lokasi dengan ketersediaan lahan seluas 60.000 ha. Namun yang akan digunakan untuk pengembangan lumbung pangan seluas 30.000 ha. "Letaknya di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Pakpak Bharat. Tersebar tetapi tetap di Provinsi Sumatera Utara," ungkap dia.

Jokowi mengatakan bahwa fokus pengembangan lumbung pangan di dua provinsi tersebut akan berbeda. Dimana di Kalteng akan fokus pada pengembangan lumbung pangan untuk padi dan singkong. "Dan yang akan ditanam di sini seperti kita lihat, ini adalah tempat dimulainya food estate di Provinsi Sumatera Utara yaitu untuk tanaman, pertama kentang, yang kedua bawang merah, yang ketiga bawang putih," ungkapnya.

Baca Juga: Tak Jamin Ketahanan Pangan, Food Estate Malah Berpotensi Dikorupsi

Dia menuturkan proses pengembangan lumbung pangan sudah mulai dilakukan. Dia menyebut bahwa akan bisa melihat hasilnya kira-kira dalam waktu 2 hingga 2,5 bulan mendatang. "Saya rasa kita ingin melihat model bisnis seperti apa. Proses bisnis yang akan dilakukan di sini seperti apa. Hitung-hitungannya sudah ada. Ini akan jadi contoh bagi provinsi-provinsi lain yang ingin membuat food estate," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Rekomendasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Berita Terkini
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved