Jokowi Yakin Model Bisnis Food Estate Bisa Dongkrak Pendapatan Petani
Kamis, 08 Oktober 2020 - 12:32 WIB
loading...
Jokowi membeberkan model bisnis yang diterapkan di area food estate di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (8/10/2020). Foto/SINDOnews/Dita Angga
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk meninjau food estate atau lumbung pangan nasional.
Dalam kunjungannya tersebut Jokowi membeberkan model bisnis yang diterapkan di area food estate tersebut. Dia mengatakan bahwa di area tersebut tidak hanya akan ditanami padi saja tapi juga jenis tanaman lain.
“Kita juga di sini mengombinasikan antara sawah yang nanti ditanam padi, kemudian di pinggir ditanam jeruk. Ini, ini jeruk. Kemudian ada lagi di pinggir di sisi ini ada bawang merah, ada kelapa. Kita harapkan nanti yang dihasilkan bukan hanya padi tetapi ada jeruk dan kelapa. Ini yang kita harapkan. Plus bawang merah, tadi,” katanya, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Kisah Awan Mengirim Hujan pada Petani yang Gemar Berderma )
Tidak hanya tanaman saja, di area tersebut juga akan ada budidaya ikan di dalam keramba. Selain itu juga ada ternak itik. “Karena airnya melimpah di setiap irigasi yang ada, ini juga kita memulai coba untuk dibudidayakan ikan di keramba. Akan kita lihat mungkin nanti hasilnya dalam 3-4 bulan seperti apa,” ungkapnya.
Mantan gubernur DKI itu berharap dengan model bisnis seperti ini akan dapat menaikan pendapatan petani. Hal ini terutama karena ada berbagai macam bisnis yang dikembangkan di area tersebut.
Dalam kunjungannya tersebut Jokowi membeberkan model bisnis yang diterapkan di area food estate tersebut. Dia mengatakan bahwa di area tersebut tidak hanya akan ditanami padi saja tapi juga jenis tanaman lain.
“Kita juga di sini mengombinasikan antara sawah yang nanti ditanam padi, kemudian di pinggir ditanam jeruk. Ini, ini jeruk. Kemudian ada lagi di pinggir di sisi ini ada bawang merah, ada kelapa. Kita harapkan nanti yang dihasilkan bukan hanya padi tetapi ada jeruk dan kelapa. Ini yang kita harapkan. Plus bawang merah, tadi,” katanya, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Kisah Awan Mengirim Hujan pada Petani yang Gemar Berderma )
Tidak hanya tanaman saja, di area tersebut juga akan ada budidaya ikan di dalam keramba. Selain itu juga ada ternak itik. “Karena airnya melimpah di setiap irigasi yang ada, ini juga kita memulai coba untuk dibudidayakan ikan di keramba. Akan kita lihat mungkin nanti hasilnya dalam 3-4 bulan seperti apa,” ungkapnya.
Mantan gubernur DKI itu berharap dengan model bisnis seperti ini akan dapat menaikan pendapatan petani. Hal ini terutama karena ada berbagai macam bisnis yang dikembangkan di area tersebut.
Lihat Juga :