Apindo Ngeluh, Belum Ada Blue Print Jelas dalam Transisi EBT

loading...
Apindo Ngeluh, Belum Ada Blue Print Jelas dalam Transisi EBT
Transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan perlu disertai rencana yang jelas agar tidak mengorbankan pelaku bisnis di energi fosil. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah tengah berupaya meningkatkan pengembangan dan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air. Tujuannya, sebagai energi alternatif atau untuk pengganti energi fosil yang kian lama kian menipis.

Ketua bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sammy Hamzah mengatakan, transformasi energi fosil ke EBT pasti akan terjadi. Namun sayangnya, kata dia, pemerintah belum mempunyai rencana yang jelas dalam transisi energi tersebut.

(Baca Juga: Cadangan Energi Fosil Kian Tipis, Beralih ke EBT Jadi Mutlak)

"Sepertinya belum ada blue print yang jelas terhadap transisi dari EBT ini," katanya dalam Market Review IDX Channel, Selasa (27/10/2020).



Ia menjelaskan, transisi ini sangat penting agar tidak mengorbankan para pelaku bisnis yang bergerak di energi fosil. Sebab, industri energi fosil banyak mempekerjakan tenaga kerja.

"Tentu ini harus diakomodasi, para pelaku bisnis energi fosil juga akan bertransformasi begitu pula dengan pekerjanya, ini harus dipikirkan," jelasnya.

(Infografis: Energi Bersih Hadirkan Kehidupan Dunia Lebih Ramah Lingkungan)



Selain itu, lanjut Sammy, pemerintah juga harus memikirkan pergantian pendapatan negara. Sebab, energi fosil baik minyak dan batu bara cukup berkontribusi besar dalam pendapatan negara. "Jangan sampai transisi yang tidak berjalan dengan baik bisa dapat mendistorsi ekonomi secara keseluruhan," tandasnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top